Alam Pikiran Manusia Udik


Banyak peristiwa-peristiwa lucu dalam keseharian kita yang menunjukan bahwa kita adalah orang kampung atau udik. Tentu saja orang kampung atau udik seringkali memperlihatkan kebloonannya atau kesoktauannya padaha tetap saja salah. Saya tidak ingin menceritakan orang lain, tapi saya ingin menceritakan diri saya sendiri. Salah satu kekampungan saya, misalnya Gagap Teknologi he..he…, saya tidak bisa mengprasikan Blackberry misalnya karena memang tidak punya. Namun ada hal yang menjadikan saya kampungan ketika saya celamitan akan Blackberry orang lain, dengan minjem-minjem misalnya hanya sekedar ingin bisa mengoperasikannya, padahal tentu saja handphone adalah
barang pribadi yang barangkali tidak untuk dipinjamkan karena memang bukan barang sewaan.
Terdapat dua istilah dalam paragraf di atas, yaitu istilah kampung dan kampungan. Pertama istilah kampung mengacu pada kekurangan pengetahuan seseorang terhadap sesuatu. Orang kampung tidak akan menjadi kampungan jika menempatkan ketidaktahuan pada tempatnya. Misalnya untuk bisa mengoperasikan BB tentu saja tidak mesti minjem-minjem, memangnya apa gunanya BB buat hidup kita, toh jika ingin telpon atau sms masih bisa menggunakan hape jadul. Kita menjadi kampungan ketika menginstal kemampuan kita demi gengsi saja, itulah yang saya sebut kampungan apalagi dengan cara yang celamitan he..he.., saya kampungan gak ya?

Inget ketika nonton si Kabayan Kota pada jaman baheula. Ketika berkunjung ke salah satu tempat hiburan semua orang ia salamin. Barangkali Kabayan merasa di Kampungnya sendiri, sehingga ketika bertemu dengan orang baru ia anggap sebagai tamu yang harus dikenalnya. Tapi tentu itu bukan kampungan, itu karena ia membawa alam pikiran kampungannya ke kota. Saya tidak menyebut kampungan karena hal tersebut menunjukan keaslian karakter si Kabayan yang ramah, bukan karena ingin kapuji. Barulah ketika ia sok hebat menunjukan dirinya bahwa ia sosok yang ramah, disitulah letak bahwa ia orang kampungan. Jadi beda kan antara orang kampung dan kampungan? Karena orang kampung menunjukan geografi, alam pikiran, dan karakter asli yang positif sementara kampungan menunjukan sifat dan perilaku yang negatif yang dilakukan oleh seseorang, baik dia berasal dari kampung ataupun yang secara geografis berada di kota.

Saya ingin berbagi tentang pengalaman saya sendiri sebagai orang kampung he..he…, cerita ini saya alami sendiri. Cerita ini menjadi bahan tertawaan teman-teman saya, meledek sekaligus meledak.

Saat itu kira-kira tahun 2003an saya menjadi utusan workshop mediawatch perwakilan mahasiswa. Kalo gak salah bertempat di hotel berbintang 4 grand permata. Ketika menjelang sore, ceritanya saya mau mandi, sebagai orang kampung, tentu saja saya tidak mengenal apa itu bathtub. Karena tidak biasa akhirnya, di bathtub saya hanya berdiri, bukan merendem diri he..he…saya bingung kok gak seperti di rumah ada kerannya tinggal diputar lalu cooorr air keluar. Saat itu kerannya ada dua, sebelah kiri dan kanan warna hijau dan merah (kalo gak salah). Karena memang saya orang kampung yang tidak tahu apa beda fungsi keduanya. Akhirnya saya sembarang putar, yang merah saya putar dan saya menjerit kaget!! ‘Lho ko airnya panas sekali…ha..ha..dasar orang kampung,’ teriak saya dalam hati.

Ada pengalaman lainnya, ketika tahun 2007. Masih dengan ketidaktahuan tentang kondisi di kamar hotel. Saat itu saya diundang untuk mengikuti diskusi yang diantara pembicaranya ada Wapres JK saat itu dan ada Romo Magnis Sang Filsuf. Ketika datang ke kamar hotel. Saya hendak menyalakan televisi dan lampu. Tentu saja karena pada saat itu suasana sudah sore dan dikamar hotel mulai gelap. Karena ketidaktahuan saya pencet bolak-balik stop kontak tapi tidak nyala-nyala. Begitupun televisi saya coba cari saklar televisi yang menurut pikiran saya pada saat itu ditempatkan di meja. Tapi tetap saja tidak nyala. Saat itu sebenarnya saya berdua dengan seorang wartawan. Ia pun saja tidak tahu sehingga memaksa saya untuk menelepon Customer./ front office. Saat menunggu kedatangan petugas hotel, saya coba mikir-mikir sambil liat situasi. Dan ternyata sebelum petugas hotel datang, saya temukan ternyata gantungan kuncinya yang dijadikan saklar dengan memasukannya penyimpatan kunci he..he.., Dasar orang kampung teriaku ke teman sekamar sambil terkekeh.

Satu contoh lagi, ketika observasi tentang pembangkit listrik tenaga mikrohidro ke daerah Jawa Tengah. Di hari yang ke-4 saya dan teman mengunjungi wonosobo. Sejak hari pertama sampai hari keempat rasanya tidak pernah makan di tempat yang menyediakan nota pembayaran. Karena dengan alasan untuk laporan. Teman saya berceloteh,”kang kita kok belum pernah makan ditempat yang ada struk pembayarannya,” ujar teman saya. “Ya harus di restoran kalo gitu,”jawab saya.

Menjelang siang, pulang dari Dieng di Pasar Wonosobo, ada restoran, gak tau kalo ternyata restoran tersebut restoran china, tentu saja tidak bermaksud diskriminasi, hanya karena alasan takut tidak sesuai selera. Tapi karena sudah masuk dan duduk, akhirnya pesan juga. Setelah mulai mencicipi hidangan, ternyata enak dan berselera juga masakannya, setelah makan selesai kok rasanya makanan masih tertinggal dilidah. Pengennya sih nambah, tapi ya udah kenyang masa dipaksain.

Sesampainya dipenginapan, kami berdua langsung mencret.”Kang ko saya langsung mules ya,”ujar temen. “Waduh kok sama mas,”jawab saya. “Ha..ha..ha…dasar perut kampung!” ujar teman saya. “Ha..ha..ha…ha..”,tertawa bareng.

Kotributor Opini Media Massa, Pernah menjadi redaksi dua majalah 2011-2014. Sedang menggiatkan kembali membaca buku dan menulis. Tertarik mengkaji media dan komunikasi. #Tidak lagi idealis, tapi tidak jatuh pada pragmatisme, hanya mencoba realistis.#

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

3 comments

Write comments
Jan 10, 2011, 4:45:00 AM delete

hehehe terkekeh-kekeh saya bacanya..ternyata banyak jg kisah uniknya..

Reply
avatar
Dudi Rustandi
AUTHOR
Jan 10, 2011, 5:02:00 AM delete

Ya han, masih ada lagi sebetulnya hehehe

Reply
avatar
Aug 12, 2015, 10:58:00 AM delete

MINAT PIN BB: 582F8501 HUB/SMS:0851-4515-5828 SPESIAL HARGA PROMO TERBARU & TERPERCAYA DI GUNUNG MAS PONSEL : Produk yang Kami Tawarkan Semuanya asli original, Ada Garansi Resmi Distributor. dan Semua Produk Kami Baru dan Msh Tersegel dLm BOX_nya. klik web resmi kami di http://gunungmas-phone.blogspot.com/
Ready Stock ! Apple iphone 5 32GB Rp.2.500.000,-
Ready Stock ! Apple iPhone 5S 32GB Rp.3.000.000,-
Ready Stock ! Apple iPhone 6 plus 32gb Rp.4.000.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy E5 E500H Putih Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy E7 E700H Putih Rp. 1.500.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy S5 Rp.2.000.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy S6 32GB Putih Rp.3.300.000
Ready Stock ! Samsung L9100 Galaxy S2 - Black Rp.900.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 3 7.0-16GB-Putih Rp. 1.300.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 3 8.0-16GB-Putih Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Note N7000 - Black Rp. 1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 2 (7.0) Rp. 900.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 3 10.1-16GB-Putih Rp.1.500.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Note N7000 - Pink Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Y S5360 GSM - Pure White Rp.400.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Note Edge 32GB-Hitam Rp. 2.700.000.
Ready Stock ! Samsung Galaxy Alpha SM-G850-32GB-Gold Rp. 2.000.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Grand 2-8GB-Putih Rp. 1.200.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Mega 6.3 l9200-16GB-Hitam Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy A3 SM-A300H Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy A5 SM-A500F Rp.2.000.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Ace G316-4GB-Hitam Rp.500.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy J1 SM-J100-4GB-Hitam Rp.700.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Grand Prime SM-530H Rp.800.000
Ready Stock ! Sony Xperia M4 Aqua-Putih Rp.1.900.000,-
Ready Stock ! BlackBerry Z3-Hitam Rp.1.000.000,-
Ready Stock ! Sony Xperia T2 Ultra Dual Sim-Putih Rp. 1.500.000,-
Ready Stock ! BlackBerry Bold 9900 Dakota Rp.800.000,
Ready Stock ! Blackberry Z30 16GB-Putih Rp.1.500.000,
Ready Stock ! Sony Xperia Z3 Compact 16GB-Putih Rp. 2.500.000,-
Ready Stock ! Blackberry bellagio 9790 Rp.700.000
Ready Stock ! BlackBerry 9720 Samoa 512MB-Putih Rp.900.000,-
Ready Stock ! BlackBerry Q5 8GB-Putih Rp.1.000.000,-
Ready Stock ! Blackberry Q10 Putih Rp.1.500.000,-
Ready Stock ! Blackberry Z10 16GB-Putih Rp.1.000.000,-

Reply
avatar

Salam. Terima Kasih telah berkunjung dan berkomentar, semoga jadi silaturahmi. Tunggu saya BW balik ya. Terima kasih EmoticonEmoticon