Fungsi dan Karakteristik Komunikasi Massa

Fungsi Komunikasi Massa
Hampir setiap saat kita bersentuhan dengan  media massa. Media massa merupakan medium dalam komunikasi massa bahkan boleh disebut sebagai ciri komunikasi massa. Pendeknya bahwa tidak akan terjadi komunikasi massa tanpa adanya media massa.

Sejak bangun tidur, kita sudah menonton acara siraman rohani Mamah dan Aa atau Quraish Shihab yang ditayangkan salah satu stasiun televise. Setelah mendapatkan siraman rohani dilanjutkan dengan menonton Berita Pagi masih dari televisi. Menjelang jam 7 kita membeli Koran untuk mengintip apakah artikel kita dimuat atau tidak. Atau setidaknya ingin mengetahui isu terhangat hari ini. Menjelang kuliah kita menyempatkan membaca buku. Pulang kuliah sambil merehatkan kepenatan kita dengerin music dari radio. Bosan dengerin music, radio kita matikan dan pindah ke tayangan sinetron atau gossip bagi yang hobi atau setidaknya mencari chanel yang menayangkan thriller film terbaru bioskop. Menjelang libur kita sempatkan menonton film terbaru bioskop. Siklus sederhana tersebut barangkali pernah kita alami.

Melalui siraman rohani kita mendapatkan kesejukan dan pengetahuan atau bahkan informasi seputar agama yang belum kita ketahui misalnya hukum adanya ATM Kondom, hukum baru nikah siri di negara kita, atau bagaimana misalnya manfaat sedekah dalam kehidupan kita. Tidak hanya pengetahuan, dari siraman rohani pun kita terhanyut dalam samudra doa yang dipanjatkan oleh Muballigh sehingga membuat kita tenang. Melalui berita kita mengetahui bahwa sebenarnya ariel tidak jadi dihukum berat karena tidak terdapat bukti-bukti. Atau kita mendapatkan informasi bahwa sebenarnya pembunuh pengurus Gereja HKBP tersebut bukan dari kedua umat beragama, tetapi orang ketiga yang menginginkan kedua umat tersebut berselisih. Dengan membaca Koran kita mendapatkan informasi dari berita berbentuk future bahwa ternyata masih sekitar 40 jutaan rakyat Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskinan sehingga hati kita tergerak untuk memobilisasi massa dan protes ke DPR yang akan melakukan studi banding dan rehab gedung DPR dengan biaya 1,6 Trilyun sementara rakyat dibiarkan sengsara.

Tidak hanya itu, dalam media televisi bagaimana suatu tayangan dimodifikasi agar menggugah masyarakat dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah seperti ketika SBY marah-marah, atau berita tentang pembuatan kartu lebaran yang dilakukan oleh Ahmad Heryawan sehingga muncul reaksi tertentu dari masyarakat.

Banyak hal yang kita dapatkan dari media massa termasuk masalah fashion. Pernahkah kita terpengaruh gaya rambut oleh anak-anak muda Korea (Tau Ming Tse) dalam sebuah tayangan sinetron? Atau pernahkah kita terpengaruh gaya rambut pasha ungu dengan mohawknya? Atau gaya rambut agnes monika dengan harajukunya? Atau jenggot ala linkin  park. Darimana pula kita tahu bahwa ada model celana jins pencil sehingga ditiru oleh kebanyakan anak muda khususnya ABG? Ya, tidak salah lagi semua karena pengaruh media massa.

Apa yang diceritakan di atas memberikan gambaran kepada kita bahwa beragam fungsi komunikasi massa. Menurut  Jay Black dan FC. Whitney komunikasi massa berfungsi menginformasikan, menghibur, membujuk, transmisi budaya. Sedangkan menurut John Vivian fungsi komunikasi massa ditambah dengan mendorong kohesi social. Menurut Laswel adalah pengawasan, korelasi dan pewarisan social. Menurut Tan fungsi komunikasi massa adalah  memberikan informasi, mendidik, mempersuasi dan menyenangkan serta memuaskan kebutuhan komunikan. 

Jika kita urutkan maka terdapat beberapa fungsi komunikasi massa, yaitu;
1.    Menginformasikan (to inform)
2.    Mendidik (to educate)
3.    Hiburan (to entertaint)
4.    Persuasi/ meyakinkan/mempengaruhi/ membujuk
5.    Membius
6.    Privatisasi
7.    Transformasi Budaya (culture tranformation)
8.    Mendorong kohesi social
9.    Pengawasan 
10. Korelasi
11. Menganugrahkan status
12. Pewarisan Sosial
13. Melawan Kekuasaan dan Kekuatan Represif
14. Menggugat hubungan trikotomi
15. Penafsiran

Karakteristik Komunikasi Massa
          Karakteristik merupakan ciri khas atau pembeda antara satu hal dengan yang lain. Menurut pandangan Devito untuk mengetahui karakteristik komunikasi massa dengan komunikasi antarpersona dapat dilihat dari komponen-komponennya. Penjelasan Devito diungkapkan dalam pengertian komunikasi massa. Merujuk pada DeVito (1997), komunikasi massa  dapat didefinisikan dengan memusatkan perhatian pada lima variable yang terkandung dalam setiap tindak komunikasi dan memperlihatkan bagaimana variable-variabel ini bekerja pada media massa. Sumber atau komunikator massa adalah suatu organisasi kompleks yang mengeluarkan biaya besar untuk menyusun dan mengirimkan pesan. Audiens adalah adalah khalayak dalam jumlah yang tidak terduga atau sangat banyak. Pesan merupakan milik umum yang disampaikan secara cepat. Proses antara dua arah (melalui seleksi) dan satu arah. Konteks yaitu bahwa  komunikasi massa berlangsung dalam suatu konteks social, terjadi hubungan transaksional antara media dan  dan masyarakat. (Joseph A. Devito, 1997: 505).

Berdasarkan definisi tersebut maka karakteristik komunikasi massa adalah sebagai berikut;
1.    Komunikator terlembagakan
2.    Pesan bersifat umum
3.    Komunikannya anonym dan heterogen
4.    Media massa menimbulkan keserempakan
5.    Komunikasi mengutamakan isi ketimbang hubungan
6.    Komunikasi bersifat satu arah
7.    Stimulasi alat indra terbatas
8.    Umpan balik tertunda dan tidak langsung

Kotributor Opini Media Massa, Pernah menjadi redaksi dua majalah 2011-2014. Sedang menggiatkan kembali membaca buku dan menulis. Tertarik mengkaji media dan komunikasi. #Tidak lagi idealis, tapi tidak jatuh pada pragmatisme, hanya mencoba realistis.#

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Salam. Terima Kasih telah berkunjung dan berkomentar, semoga jadi silaturahmi. Tunggu saya BW balik ya. Terima kasih EmoticonEmoticon