ASUS X550ZE, Si Cantik Yang Gahar!





ASUS X550ZE, Si Cantik yang Gahar. Tampilan Ciamik, Performance Gahar!
Sumber: http://asus.com/id


Memiliki dua Piranti dari Asus, betul-betul sangat memuaskan. Yang pertama monitor LED dan kedua Laptop PC. Monitor LED ASUS dengan ukuran 19” sangat nyaman untuk menonton film yang bersumber dari DVD. Bahkan ada setelan agar nyaman ditonton atau dilihat sesuai keperluan, apakah untuk film, game, atau keperluan kerja.

Kedua adalah Laptop ASUS dengan 8 core atau 8 otak untuk menjalankan fungsi kerjanya. Dengan 8 otak tersebut, laptop ASUS yang saya pakai memiliki performa yang sangat handal, baik untuk keperluan grafis ringan (photoshop dan Corel) ataupun untuk keperluan kerja kantoran sehari-hari (Microsoft word, Power Point, dan Excel). Selama hampir satu tahun ditemani oleh Asus tersebut, mesin piranti tidak pernah kepanasan, karena ketika piranti tersebut bekerja dan menjalankan beberapa perangkat, masing-masing perangkat dijalankan oleh otak yang berbeda.

Lantas bagaimana jika Laptop tersebut memiliki 12 core?

Hmmm tentu saja performanya akan melebihi piranti ASUS yang hanya memiliki 8 otak (octacore). Piranti yang memiliki banyak otak dibutuhkan oleh mereka yang bekerja dengan multitasking. Misalnya, seorang blogger profesional selain ia menulis dengan word dan mengakses internet untuk keperluan posting blog dan jejaring di media sosial, ia juga sekaligus memproses gambar atau video. Pekerjaan multitasking ini mengutas otak komputer, jika otaknya terbatas, maka mesin akan cepat panas. Melalui 12 Core tersebut, kerja multitasking masing-masing dipegang oleh otak yang berbeda-beda sehingga tidak menguras energi otak yang lain karena sudah berbagi tugas dengan masing-masing core.

ASUS  X550ZE
Desain Klasik, Cantik tetap berwibawa. Sumber: http://asus.com/id
ASUS, bulan Agustus lalu meluncurkan produk baru laptop PC dengan mesin 12 core, Asus X550ZE. Bekerja sama dengan AMD, produk baru ASUS tersebut menggunakan mesin 12-computing-core besutan AMD. ASUS sangat faham bagaimana kebutuhan para pekerja profesional yang sudah multitasking. Selain tuntutan pekerjaan yang harus efisien dan efektif, juga membutuhkan dukungan hiburan agar tidak cepat jenuh. Oleh karena itu ASUS X55ZE selain mendukung terhadap kebutuhan kerja para profesional, juga daya dukung terhadap kebutuhan akan hiburan.

Desain Cantik dan Stylis
Laptop yang diproduksi Asus memiliki ciri khas, yaitu klasik. Namun jangan salah, desain klasik ini justeru yang menjadi pembeda dengan desain produk lain. Diibaratkan penyanyi, Adele dapat mewakili gaya klasik di era modern, cantik dan berwibawa. Desain klasik Asus betul-betul menarik perhatian. Ia mewakili kriteria cantik di era sekarang dengan profil 5 % lebih tipis dari produk sebelumnya namun tetap menghadirkan touch pad besar dengan fitur Smart Gesture. Touchpad Asus seperti halnya layar sentuh memungkinkan pengguna melakukan double touch untuk kecepatan interaksi dengan monitor sebagaimana pada smartphone. Kerenkan? Kita tinggal sentuhkan dua jari dan gerakan kedua jari pada touch pad, maka layar pengalaman tersebut akan membawa kita seperti menggunakan layar sentuh smartphone.

Selain stylis dari sisi bentuk, Asus juga menghadirkan teknologi yang ekslusif, tidak dimiliki oleh penyedia perangkat yang lain, yaitu kekayaan warna layar untuk memanjakan pengalaman pengguna. Teknologi ini mengatur tampilan layar secara dinamis sesuai dengan aplikasi yang digunakan dengan mengantur gamut dan akurasi warna. Hampir serupa dengan pengalaman saya menggunakan layar monitor dari Asus, sehingga menghasilkan gambar baik foto ataupun video yang sempurna. Asus menyebut teknologi ini dengan istilah Splendid, menghadirkan 4 mode gambar untuk mengakomodasi berbagai macam kondisi yang bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna. Seperti saya sebutkan di atas, apakah untuk keperluan penggunaan MS Word saja, Gaming, Video, atau pengolahan gambar bisa disesuaikan mode warnanya.

Performance Gahar

Cantik saja tidak cukup kan, lalu bagaimana dengan performance-nya? Bagaimana dengan kekuatan dan kecepatannya?

Melalui dukungan dari prosesor AMD FX-7600P dengan 12 otak komputer, ASUS X55ZE betul-betul berada di atas angin. Menurut situs amd.com/en-us makin banyak otak inti, akselerasi semakin cepat. Inilah yang dilakukan Asus dengan produk X55ZE-nya. Selain desain yang caktik, Asus juga membenamkan mesin denga kekuatan penuh. Sehingga sangat mendukung para pebisnis atau profesional agar bisa bekerja secara multitasking. Dengan banyak keperluan dari satu perangkat tersebut. Sambil membuat laporan kerja, browsing internet, kemudian main game, bosen main game nonton film, atau mengedit video untuk keperluan kerja, semua itu tidak akan menguras energi perangkat. Karena masing-masing pekerjaan tersebut sudah diatasi oleh masing-masing otak.

Keduabelas core tersebut terdiri dari 4 core untuk GPU atau Graphics Processing Unit dan 8 Graphics untuk Computer Processing Unit (CPU). Dua domain tempat penyimpanan otak komputer (processor) ini dalam teknologi baru AMD diintegrasikan menjadi satu unit yaitu Accelerated Processing Unit (APU).

Dengan intergrasi keduanya, memungkinkan semua pekerjaan berada dalam satu perintah namun dengan pekerja otak yang berbeda-beda sehingga pekerjaan menjadi cepat. Wajar jika saat posisi laptop dalam keadaan sleep ke keadaan menyala sangat cepat, hanya memerlukan waktu 2 detik saja. Teknologi yang dimiliki oleh perangkat ini menghadirkan kinerja seresponsif smartphohe, dengan resume instant bahkan saat siaga dalam waktu yan lama. Bahkan, seperti halnya smartphone, data yang kita input ke dalam peragkat akan tersimpan secara otomatis sebagaimana saat kita mengetik pada layar smartphone. Canggih bukan?  Sedangkan untuk pengiriman data 10 kali lebih cepat, dengan teknologi USB generasi ke-3, pengiriman data 25 hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit. Ajaib buka?  Melalui 12 otaknya, Asus X55ZE memiliki kecepatan hingga 3.6 GHz.

Dengan banyak otak, pekerjaan multitasking dalam piranti tidak akan cepat melelahkan bagi otak karena masing-masing otak bekerja untuk satu perangkat, berbeda dengan satu otak bekerja untuk beberapa perangkat selain mudah lelah juga mudah panas. Hal ini tidak akan pernah terjadi dalam mesin ASUS X55ZE. Berdasarkan yang saya alami, dengan 8 core saja perangkat Asus tidak pernah mengalami panas, sehingga tidak memerlukan mesin pendingin tambahan di luar perangkat. Namun walau demikian, Asus X55ZE tetap menyediakan Icecooled yang sudah terintegrasikan di dalamnya untuk mengantisipasinya.

Bagaimana Kualitas Suaranya?
Sebagai Laptop yang sangat responsif untuk keperluan Gaming, kualitas suara Asus X55ZE sangat mumpuni. Hal ini didukung dengan perangkat suara dari Sonic Master diintegrasikan dengan ASUS Audio Wizard sehingga menghasilkan suara dengan fidelitas yang tinggi. Dengan teknologi Sonic Master, pengguna bisa melakukan setting sesuai dengan kebutuhan apakah untuk audio game, musik, atau film. Suara yang dihasilkan tetap jernih.

Touch Pad Seresponsif Smartphone
Touchpad senyaman dan seteknologis smartphone membuat pekerjaan nyaman, efisien, dan efektif.                                       Sumber: http://asus.com/id
Betul-betul pengalaman baru saat menggunakan perangkat Laptop PC dari Asus, yaitu teknologi Touch Padnya seresponsif smartphone. Melalui Touchpad, pengguna akan memiliki pengalaman yang tidak dibayangkan sebelumnya. Pada perangkat laptop lain, tidak ditemukan teknologi seperti ini, setidaknya pada laptop yang sebelumnya saya gunakan. Tim ASUS menggunakan teknologi Golden Finger pada perangkat ASUS Generasi X ini yang mengedepankan antarmuka alami untuk sentuhan. Sehingga ASUS dapat merespon berbagai gaya sentuhan penggunanya dengan cepat dan akurat. Hal ini disesuaikan juga dengan papan ketik yang ergonomis sehingga nyaman saat melakukan pengetikan.

Pengalaman baru akan didapatkan oleh pengguna saat melakukan gaming atau nonton film dalam bentangan layar 15,6”. Dukungan suara Sonic Master menjadi penyempurna dari audio untuk kualitas suaranya. Benar-benar makjleb! Dukungan layar ini juga akan membuat nyaman para desainer grafis yang memerlukan layar sehingga tuntutan presisi didapatkan dari ASUS generasi X ini.

Melalui perangkat ini, pengguna tidak hanya nyaman dengan tampilan luarnya, namun juga akan merasakan pengalaman performancenya yang Gahar baik mesin atau suaranya. Cantik tapi Gahar. Atau mewakili cowok metroseksual yang gemar bersolek, selain memperhatikan tampilan luar juga menjaga performancenya agar tidak cepat loyok.

Oh ya, Jika ASUS yang saya miliki hanya bergaransi satu tahun saja, Asus X55ZE memiliki garansi hingga 2 tahun, jaminan bukan hanya pada software saja namun juga hardwarenya jika terjadi kerusakan. Selain gratis biaya service Pihak ASUS juga akan mengganti hardware yang rusak. Benar-benar dijamin sama layanan ASUS.

Lalu dengan harganya bagaimana?
Jangan khawatir, walaupun dengan otak 12 core, harga dari Asus X550ZE relatif terjangkau, bahkan bisa dikatakan lebih murah dibanding dengan otak 8 core dari processor tetangga.

Ini ASUS-ku mana ASUS-mu?

Spesifikasi Produk:
Main Spec.
X550ZE
CPU
AMD® FX-7600PQuad-Core 2,7GHz  (4M, burst up to 3,6GHz)
AMD® A10-7400P Quad-Core 2,5GHz (4M, burst up to 3,4GHz)
Memory
LPDDR3L 1600 MHz SDRAM 4GBup to 16GB (8GB x 2)
Storage
2.5" 9.5mm SATA 1TB
Display
HD 15.6”1366x768
Graphics
Dual Graphic AMD R5 M230 + R7 M270DX
Dual Graphic AMD R5 M230 + R7 M265DX
Input/Output
1 x COMBO audio jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 2 x USB 3.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
VGA Web Camera
Connectivity
WiFi 802.11b/g/n, Gigabit Ethernet, Bluetooth 4.0
Audio
ASUS SonicMaster, Built-in Azalia compliant audio chip, with 3D effect & full duplex
Weight 
2.26kg (with battery)
Dimension
38.0 x 25.1 x 2.51 cm (WxDxH)
Colors
Gray / Aluminum
Battery
4cell 2950mAh 44Whrs


Warranty
2 years full global warranty
 Sumber spesifikasi: antaranews.com

Ada yang memiliki pengalaman sama dengan Asus-nya? Bravo!***[abahraka]

Kotributor Opini Media Massa, Pernah menjadi redaksi dua majalah 2011-2014. Sedang menggiatkan kembali membaca buku dan menulis. Tertarik mengkaji media dan komunikasi. #Tidak lagi idealis, tapi tidak jatuh pada pragmatisme, hanya mencoba realistis.#

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

2 comments

Write comments
Dec 14, 2015, 8:39:00 AM delete

RAM 4GB ini teh? Ngiler banget eung, buat desain mah kudu RAM gede.

Reply
avatar
Abah Raka
AUTHOR
Dec 14, 2015, 12:25:00 PM delete

Yoi RAM-nya 4GB dan bisa ditambah sampe ke 16 GB, keren kan?

Reply
avatar

Salam. Terima Kasih telah berkunjung dan berkomentar, semoga jadi silaturahmi. Tunggu saya BW balik ya. Terima kasih EmoticonEmoticon