18 February 2018

Belajar Photoshop Tanpa Bingung

sumber foto: Bang Udin @Syaifuddin1969
Suka ngiri kalau baca blog seseorang tampilan foto pada beranda media sosialnya rapih dan estetis. Apalagi setelah sayah klik, fotonya tampak serasi dan seimbang dengan layout blog dan blogpostnya. Saya tahu kalau foto tersebut adalah hasil olahan photoshop atau semacamnya seperti corel atau AI.

Misalnya, saat akan mengganti foto formal dengan menggunakan jas hasilnya ternyata malah seperti ‘buronan’ hehehe. Padahal sudah mengikuti tutorial seperti yang saya tonton dari youtube, begitu juga saat saya ingin mengganti latar foto dengan warna lain ternyata gampang-gampang susah. Lebih banyak susahnya daripada gampangnya, padahal tutorial udah didonlot semua.

Trililing sebuah pesan grup muncul, Kelas Blogger bulan Januari akan membuka kelas blogger ke 19 dengan tema Adobe Photoshop. Bukan barang kebetulan karena workshop ini selain vlogging adalah kelas yang ditunggu-tunggu. Saya langsung respon dan daftar deh melalui google worksheet. Alhamdulillah masih masuk kuota, karena kuotanya lumayan banyak.

Kelas yang diselenggarakan tanggal 21 Januari 2018 di kantor Kaskus. Ini merupakan kelas kedua yang saya ikuti setelah sebelumnya pada kelas blogger 6 belajar tentang vlogging.

Saat memasuki kelas, ternyata banyak master dan suhu blogger yang sudah bangkotan (red: jago photoshop) di antaranya ada Pak Dian Kelana dan teman seperguruan dari Bandung, Kang Ade Truna. Iya sih tujuan mereka bukan belajar, tapi niat baik bersilaturahmi.

Bagi saya, selain silaturahmi, memang niat belajar photoshop. Buktinya nanya-nanya serius gimana caranya biar bisa ngedit foto biar bisa bokeh dan latar foto menjadi gambar hitam putih. Cukup lama juga sih ngotak-ngatiknya, padahal Cuma satu pertanyaan hahaha.

Dipandu sama MC traveler, Kak Agil, acara berjalan lancar dan suasana tambah akrab. Celetukan-celetukannya gak garing hahaha…ngalir dan rame. Apalagi merchandise mengalir dengan derasnya. Saya kebagean dua kalo gak salah. Satu karena termasuk yang datang paling cepat, satu lagi karena kebaikan MC ngasih Cuma-Cuma, belum lagi ngutil kaos sama ketua kelasnya, Mas Kholis hehehe (jangan bilang-bilang ketua Yayasan ya Mas Kholis, pliz!).

Belajar Photoshop Langsung dari Masternya
Tutorial photoshop di youtube sudah bejibun, begitu juga banyak bertebaran di ratusan blog. Tapi rasanya kok tetap gak bisa-bisa ya. Entahlah, mungkin memang gak bakat. Saat tatap muka langsung belajar youtube   eh photoshop ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Mau bikin kreasi photo dengan latar hitam putih dan focus objek berwarna saja sampe berulang-ulang ganti objek karena gagal lagi gagal lagi. Sampai akhirnya minta bantuan tutor untuk mengajari langsung. Parah ini mah.

Tapi itulah enaknya belajar sambil langsung silaturahmi. Saat tutorial mentok, tidak ada jalan keluar, kita bisa bertanya langsung sama masternya. Dan ini juga yang terjadi. Sang Master langsung mengajari dengan mendatangi meja sayah. Membuat photo dengan objek terfokus dan latar hitam putih ternyata harus membuat beberapa layer. Tentu saja saya tidak tahu sebelumnya.

Begitu juga saat membuat tulisan dan mengubah atau mengedit huruf, warna, efek, dan ukuran di dalam toolsnya tiggal diklik saja. Benar-benar blahbloh saya tentang photoshop.

Praktik kedua adalah membuat tulisan dengan ukuran sesuai keinginan. Yaitu membuat objek tulisan. Lagi-lagi ternyata sulit melakukannya sendiri. Dan lagi-lagi saya dibantu untuk menentukan tinggi dan lebar layer. Belajar dari youtube atau dari blog, petunjuknya sama, tetapi jika kebingungan kita harus benar-benar mencernanya sendiri. Dengan daya tangkap dan kreativitas yang semakin berkurang, belajar langsung, tatap muka kepada ahlinya lebih faham dibandingkan dengan belajar dari multimedia.
Sumber gambar: @kelasblogger

Kaskus Kreator
Selesai kelas photoshop, peserta diajak tour ke fasilitas aplikasi baru dari kaskus. Yaitu kaskus creator. Kaskus creator adalah platform kaskus baru yang diperuntukkan para penulis yang selama ini tidak mendapatkan penghargaan apa-apa. Melalui kaskus creator seorang penulis bisa mendapatkan point atau reward dari mimin. Reward berupa point ini dapat ditukar dengan uang cash jika sudah mencapai jumlah tertentu. 

Kaskus kreator sama halnya dengan blog kroyokan atau portal netizen atau istilah kerennya user generated content. Setiap orang bisa memiliki akun dan menulis pada kaskus kreator. Agar kaskus kreator diverifikasi, penulis harus memosting 3 tulisan. Untuk lebih lengkap informasinya dapat dibuka info di kaskus tentang kaskus kreator. ***[]

Kotributor Opini Media Massa, Pernah menjadi redaksi dua majalah 2011-2014. Sedang menggiatkan kembali membaca buku dan menulis. Tertarik mengkaji media dan komunikasi dan menulis feature perjalanan dan buku. #Tidak lagi idealis, tapi tidak jatuh pada pragmatisme, hanya mencoba realistis.#

4 komentar

Padahal pengen ikutan acaranya kelas blogger juga, gegara dapat informasinya pas acara berlangsung tak jadi ikut deh *huhuhu

betul, ngiri juga kalau ada postingan yang pake inof grafik atau edit foto. pengen kaya gitu tapi apalah daya. semoga kedepan bisa mahir kita ya mas

Ya yuk kita belajar lagi belajar lagi sampai tiada lagi hehe

Terima kasih telah berkunjung, tunggu kunjungan balik saya ya...
EmoticonEmoticon