18 May 2019

5 Lima Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh

Ilustrasi 5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh, Peci dan Kurma. (doc www.abahraka,com)
5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh

Puasa… puasa..
sebetulnya menyehatkan
Sebulan menahan nafsu
menjauhi larangan Tuhan
meningkatkan ketaqwaan
Puasa dengan penuh ikhlas
Tingkatkan martabat diri
Lahir bathin suci kembali
Semoga Tuhan ridhoi
ibadah puasa kita di bulan Ramadhan

Ada yang tahu penggalan lirik lagu di atas?

Ya betul sekali, lirik tersebut miliknya grup musik legendaris yang sampai ramadhan 1440 H sekarang masih eksis, tampil secara offline ataupun live di televisi.

Salah satu penggalannya, puasa...puasa sebetulnya menyehatkan, terus-terus mengiang dalam ingatan saya. Kenapa? Karena melalui puasa salah satu penyakit menahun saya bisa sembuh. Puasa jadi therapy utama saat kambuh. Walaupun kini, setelah mereda, saya jarang sekali melakukannya di luar bulan ramadhan.

Saya kutip dari buku Terapi ala Sufi karya Syeikh Chistiyah, puasa dapat menjadi alat therapy bagi beberapa penyakit. Termasuk maag yang sering dijadikan alasan orang untuk menghindari puasa. 

Saya sendiri sejak kuliah memiliki penyakit maag kronis, hingga harus dirawat bahkan diinfus. Saran dokter memang harus teratur sarapan, tidak boleh makan pedas, dan jangan ngopi.

Sejak saat itu memang saya selalu menghindari kopi. Saking pekanya lambung, mencium baunya saja, perut saya langsung gemeteran. Beberapa tahun saya betul-betul berhenti minum kopi. Padahal saat kumpul dan nongkrong, kopi plus rokok jadi menu utama pertemanan.

Detoksisasi Tubuh
5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh yang pertama adalah Detoksisasi Tubuh. Proses detoksisasi tubuh khususnya dalam usus/ lambung terjadi saat perut dalam keadaa kosong. Pada saat berpuasa, saya tersadar karena ternyata setelah bulan ramadhan, perut saya justeru seakan mengalami refreshing. Biasanya saya mengalami mencret dan sakit perut di awal-awal puasa. 

Hari ke 3 sampai ke 5. Nah, menurut syeikh Chistiyyah, kondiri seperti itu adalah proses pembersihan racun dalam perut. Detoksisasi. Kosongnya perut karena puasa menjadi ajang pengeluaran racun dari dalam perut. Sehingga saat terisi, racun-racun itu segera keluar dengan makanan yang kita makan.

Makanya, setelah puasa ramadhan, saya seringkali melanjutkan puasa tiga sampai dengan 6 hari. Istilah orang sunda, nyawalan namanya. Ini sebetulnya karena sayang meninggalkan kebiasaan baik, yang jika sudah jauh dari bulan puasa biasanya males untuk puasa.

Makanan Bernutrisi
Ilustrasi 5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh, makanan bernutrisi; buah kurma
5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh yang kedua adalah Pemilihan Makanan yang Bernutrisi. Puasa identik dengan korma, sayuran, buah-buahan, juga air/ cairan. 

Keempat kategori atau jenis makanan tersebut adalah makanan yang bernutrisi alias memiliki gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kita ketahui, bahwa selama ramadhan selalu menyiapkan makanan terbaik baik untuk berbuka ataupun sahur.

Saya sendiri selalu memperbanyak minum saat sahur, bahkan saat akan tidur pun selalu menyempatkan minum 1 gelas. Saat berbuka atau sahur pun setiap harinya harus terdapat menu sayur dan buah, walaupun sederhana.

Fungsi nutrisi sendiri adalah untuk memelihara kesehatan tubuh dan juga pertumbuhan. Nah, selama berpuasa, karena ekpektasi kita harus kuat tidak makan selama kurang lebih 13 jam, kita mempersiapkan makanan terbaik dari sisi nutrisi agar dapat memenuhinya. Hal yang tidak dilakukan secara teratur saat hari biasa.

Bahkan, pada ramadhan 1440 Hijriah sekarang, bibir saya terkena panas dalam. Alhamdulillah, setelah 3 hari puasa, justeru sembuh. Ini membuktikan bahwa puasa—dari sisi keteraturan makan makanan yang bernutrisi, akhirnya bisa menyembuhkan—memelihara kesehatan.

Pada sisi lain, seperti ditulis situs finansialku, nutrisi juga memiliki manfaat lain. Misalnya menurunkan tingkat stress, membantu aktif secara fisik maupun mental, memberikan energi dan meningkatkan kinerja, membantu memiliki hidup yang seimbang, bahkan bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Tidur
5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh yang ketiga adalah Tidur. Tidur bukan hanya Ibadah saat puasa, Namun juga memperlancar Metabolisme. Kegiatan-kegiatan lainnya pada bulan puasa juga turut membantu meningkatkan kesehatan tubuh. 

Misalnya seperti diteliti oleh Ebrahim Kazim dari Trinidad Islamic University, seperti dikutip republikaonline. Puasa membuat tidur lebih berkualitas, sehingga berpengaruh pada perbaikan tubuh dan otak. Tidur sebelum sahur dapat memperlancar metabolisme tubuh.

Saat puasa, tidur menjadi hal yang gampang ditemui dimana-mana. Saya sendiri, sehabis tarawih biasanya jarang sekali melakukan aktivitas misalnya, nonton sampai malam. Karena badan sudah lelah, maka lebih memilih untuk tidur agar jam 3 atau jam 4 subuh bisa terjaga.

Doa
5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh yang keempat adalah Doa. Energi Positif dari Doa dan Kata-kata positif dapat menyehatkan tubuh. Pada bulan puasa, terjadi peningkatan ibadah. Misalnya membaca Al-Qur’an ataupun dzikir. Al-Qur’an memiliki sifat Asy-Syifa turut mendorong tubuh menjadi sehat. 

Betapa tidak, pada bulan Ramadhan, setiap orang berlomba-lomba untuk membaca al-Qur’an. Ada yang menargetkan 1 hari 1 juzz, sehingga hari terakhir ramadhan, tamat membaca 30 Juzz. Atau juga membaca Al-Qur’an secara bersamaan alias tadarrus.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Masaru Emoto, bahwa 64 persen dalam tubuh kita terdiri dari air. Air jika diberikan kata-kata yang indah dan bagus akan memberikan respon yang positif terhadap tubuh. Nah, dengan bacaan bagus yang berasal dari Al-Qur’an, tubuh pun merespon dengan baik.

Setelah meneliti di Jepang dan berbagai negara, Emoto berkesimpulan bahwa kata-kata baik itu berkorelasi secara linier dengan kebaikan tubuh. Air yang diberi kata-kata baik membentuk kristal yang indah, sedangkan air yang diberi kata-kata buruk justeru bentuk kristalnya tidak baik.

Terakhir kali penelitiannya dilakukan di Saudi Arabia terhadap Air Zamzam. Dan hasilnya sangat mengejutkan peneliti Jepang tersebut. Air Zam-zam memiliki kristal yang paling indah dibandingkan dengan air dari negara lain. Karena penelitian terhadap Air Zam-zam tersebut Masaru Emoto menjadi mualaf.

Hubungan Sosial
Ilustrasi 5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh, hubungan sosial.
5 (Lima) Alasan Puasa Menyehatkan Tubuh yang kelima adalah hubungan sosial. Pada bulan ramadhan terjadi peningkatan hubungan sosial. Bukan hanya kesalehan individu yang menonjol, juga kesalehan sosial bergema dimana-mana. Ibadah individu juga banyak dilakukan secara kolektif alias berjamaah. 

Shalat malam yang biasanya dilakukan sendiri, dilakukan berjamaah. Bahkan salat duhur dan ashar yang biasanya berisi 3 shaf, kini masjid penuh seperti halnya shalat jumat. 

Peningkatan relasi dalam konteks ibadah terhadap Allah, juga konteksnya terhadap manusia menjadi nilai yang dapat merelaksasi bagi tubuh. Menurut ahli kesehatan, relaksasi tubuh inilah yang membuat badan kita menjadi sehat.

Beberapa ahli mengatakan jika penyakit itu tidak hanya disebabkan oleh sebab fisik, juga psikis. Dengan kondisi psikis yang relaks inilah pada akhirnya tubuh juga menjadi sehat. 

Relaksasi tubuh berasal dari berbagai amalan yang dapat meningkatkan relasi antar manusia, seperti sadaqah, menyediakan tajil dan buka puasa untuk orang lain, termasuk kehidupan kolektif yang meningkat.

Berdasarkan beberapa uraian di atas, kesehatan yang disebabkan oleh puasa tidak hanya karena proses fisik, seperti hasil penelitian Syeikh Chitiyyah, karena ada proses detoxisasi dalam tubuh/ perut, atau seperti hasil penelitian Masaru Emoto, karena ada kecenderungan tubuh menerima kata-kata baik, namun juga kehidupan kolektif yang meningkat pada bulan ramadhan ini.

Maka sangat wajar jika bulan ramadhan sebagai bulan penuh berkah ini, selain karena diampuni dosa orang berpuasa, terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka, terhindar dari berkata-kata kotor, atau berlipatgandanya pahala. 

Lebih dari itu, Allah menyediakan berbagai cara dan dari berbagai arah bagaimana tubuh betul-betul sehat secara syariat dan hakikat. Sehat lahir batin. Sehat jiwa raga. Sehat kehidupan individu dan sosial. Kecuali bagi orang yang tidak bersyukur.

5 (Lima) alasan puasa yang menyehatkan tubuh tersebut secara holistikdikaji berdasarkan sifat dan unsur dari tubuh manusia yang bersifat materi sekaligus immateri. Karena pada dasarnya manusia tidak hanya berasal dari tanah (nutfah) namun juga ruh (Allah).

Sehingga bisa jadi pelajaran dalam kehidupan sehari-hari kita agar nilai dari bulan ramadhan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar bulan ramadhan. Tentu, agar sehat jiwa dan raga, lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa guys.


Read More

23 April 2019

Tukar Tambah Laptop Asus, Bisa?

@abahraka dan Asus Zenbook  13"/14"/ 15"
Sejak 2013, saya merupakan pengguna LED Asus. Cukup keren waktu itu, karena LED tersebut memiliki sambungan HDMI khusus game, yang waktu itu masih jarang dipakai pada LCD atau LED merk lain. Pengalaman menggunakan LED Asus tersebut mengantarkan saya untuk ambil program pembelian Laptop Asus di kampus pada tahun berikutnya, 2014.

Program yang ditawarkan adalah kredit Asus tipe 12 Inch Netbook, Tipe A Pentium i3 14 Inch dan Tipe A Pentium i5 14 Inch. Karena teriming-imingi dengan akselerasi pentium i5 akhirnya saya memutuskan untuk mengambil Asus A i5.

Bukan hanya Laptop dan LCD/LED, Asus juga belakangan mengeluarkan produk gawai. Asus menjadi pemain populer melalui program percepatan produk gawai tersebut. Saya awalnya tidak begitu aware dengan produk Asus ini.

Setali tiga uang popularitas Gawai Asus, saya menjadi sadar bahwa Asus yang saya pakai, yaitu LED dan Laptop tipe A dengan pentium i5 ini memang bandel, dalam arti belum pernah rusak, baik sisi perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Rentang waktu selama 2014 s.d. 2019 ini baru sekali instal ulang dan sekali beli Cahrgeran. Itupun karena charger genuine-nya hilang dan diganti dengan charger abal-abal akhirnya cepat rusak.

Tahun 2018 lalu, Asus mengeluarkan produk laptop dengan standar militer; kuat, tipis, dengan kapasitas premium. Ya, Asus yang dikampanyekan melalui Blogger Ambassadornya, seorang travel blogger Mbak Katerina – Travelerien. Asus Zenbook UX331UAL.

Melihat tampilannya saja, lepi ini begitu elegan dan mewah. Apalagi saat saya mengetahui spesifikasinya. Saya menjadi sangat ingin mengganti Asus tipe A saya yang sudah lama menjadi teman bekerja selama kurang lebih 5 tahun. Semakin sadar bahwa Asus memiliki kelas tersendiri untuk urusan laptop. Saya bermimpi bisa mengganti Asus lama dengan tipe tersebut untuk menemani saya bekerja dan studi lanjut.

Ketika ada tawaran di WAG untuk Asus Blogger Gathering, Sabtu 13 April 2019, saya langsung isi form. Dan tiba waktunya, saya hadir bersama teman-teman blogger di Grand Savoy Homan. Salah satu hotel bersejarah di Bandung.

Rela rebutan demi Asus Zenbook  13"/14"/ 15"
Spesifikasi Asus Zenbook 13“ UX33, 14” UX433, 15” UX533 menjadi fokus dalam Asus Blogger Gathering tersebut. Namun hanya tipe 14” yang disodorkan ke hadapan kami, 47 orang blogger yang hadir. Saya langsung bereksperiens dengan tipe UX433F hingga akhirnya mendorong saya berhalusinasi, bisakah Laptop Asus tipe A kepunyaan saya ditukar tambah dengan Asus yang berada di hadapan saya ini? tukar tambah? motor kali ah!

Dan tiba-tiba seorang teman kampus membalas dan bertanya di IG @abahraka, apa bener Asus sedang ada program tukar tambah?

Hahaha ini hanya sekadar lempar-lemparan batu siapa tahu kena dan pihak Asus mengabulkan halusinasi ini. Karena produk baru ini bisa menambah booster dan produktivitas saya dalam bekerja. Jadi, tidak ada salahnya jika bermimpi agar bisa tukar tambah kan?

Teknologi, Kelebihan, dan Spesifikasi Asus Zenbook 13“ UX33, 14” UX433, 15” UX533
Saya tidak akan bercerita banyak tentang Asus, dari narasi di atas saya pikir sudah cukup. Saya akan lebih menyajikan dalam bentuk gambar-gambar berikut, kenapa Asus Asus Zenbook 13“ UX33, 14” UX433, 15” UX533 menjadi pilihan.

Teknologi yang Disematkan ke Dalam Asus Zenbook 13“ UX33, 14” UX433, 15” UX533
Teknologi Asus Zenbook  13"/14"/ 15"
Asus Zenbook Secara Keseluruhan

All in Asus Zenbook 13"/14"/ 15"
Layar Tanpa Bezel
Bezel Asus Zenbook 13"/14"/ 15"

New NumberingPad
New Numbering Asus Zenbook 13"/14"/ 15"

Sudut Lengkung Ergonomis dengan Teknologi Ergolift
Teknologi ErgoliftAsus Zenbook ZenBook 13"/14"/ 15"
Batere Kuat Seharian
Baterai Asus Zenbook 13"/14"/ 15"

Desain dan Bodi dengan Standar Militer
Standar Militer Asus Zenbook 13"/14"/ 15"
Spesifikasi Asus Zenbook ZenBook 13"/14"/ 15"
Spesifikasi Asus Zenbook 13"/14"/ 15"
Spesifikasi yang mumpuni, bukan suatu hal yang berlebihan jika saya bermimpi bisa tukar tambah laptop Asus lama saya dengan model Asus Zenbook  13"/14"/ 15" kan? Semoga bisa terwujud.

Setelah mimpi-mimpi yang dihadapkan pada laptop impian, ternyata ini bukan sekadar Asus Blogger Gathering, acara ini lebih ke cara menikmati bagaimana pertemanan dan persahabatan itu yang harus dilengkapi dengan hangout dan makan-makan. Dari Savoy Homan, Asia Afrika, Alun-alun, Braga, dan menikmati hidangan ala Bidakara Savoy Homan yang lengkap.

Asus Blogger Gathering, Asus ZenBook 13"/14"/ 15"
Lengkaplah Asus Blogger Gathering, bukan hanya membahas travel blogging, review Asus ZenBook 13"/14"/ 15", juga hangout, makan, dan persahabatan. ***[www.abahraka.com]


Sumber gambar: Dokumentasi pribadi dan Asus.


Read More

22 April 2019

Fintektok Bandung: Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin!

Fintektok Bandung: Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin!

Fintektok Bandung: Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin!

Perkembangan teknologi keuangan di Indonesia cukup pesat. Pada tahun 2019 ini terdapat 1100-an lebih perusahaan yang bergerak di bidang start up keuangan tersebut. Dari aplikasi keuangan tersebut baru 106 perusahaan yang sudah terdaftar di lembaga otoritas keuangan atau OJK (otoritas jasa keuangan). Dari 106 perusahaan fintek tersebut, baru dua perusahaan yang mendapatkan izin resmi untuk beroperasi. Artinya yang belum terdaftar ada sekitar 1000an lebih.

Hal tersebut disampaikan oleh Aden Budi, Direktur Transaksi Keuangan   PT. Anantara Digital Indonesia, salah satu fintek yang sudah mendapatkan izin dari OJK. Dihadiri oleh 100-an peserta Ibu-ibu dari Fika Aerobik, acara ini diselenggarakan oleh fintektok, sebuah portal informasi start up keuangan di Graha Sindang Reret Ciwidey (19/04/2019).

Selain Direktur Transaksi Modal Antara, Aden Budi, turut hadir konsultan IT dari Universitas Parahyangan, Titan Hadian. Ia menjelaskan definisi dan hal-hal dasar terkait dengan financial technology. Bagaimana finansial teknologi memberikan banyak kemudahan dalam bertransaksi, bagaimana masa depan keuangan Indonesia juga akan sangat dinamis dengan kehadiranya fintek tersebut.

Pada sesi kedua, Yunus Bani, Pimred fintektok.id, portal informasi seputar teknologi keuangan, menyampaikan 10 hal terkait fintek, Pertama tentang status fintek abal-abal. Menurutnya fintek yang beredar lebih banyak yang abal-abal. Dibandingkan yang resmi. 

Bagi pria bertubuh tambun ini, cukup mudah membedakan fintek abal-abal. Misalnya, pendaftaran mudah, bunga tinggi, penagihan tidak manusiawi, dan yang membahayakan pengguna atau nasabah adalah media yang digunakan untuk mengunduh aplikasi dapat menyedot semua media dalam perangkat nasabah. Untuk lebih mudahnya membedakan fintek resmi dan abal-abal bisa dicek di OJK, apabila tidak terdaftar maka termasuk ke dalam fintek abal-abal.

Kedua, perusahaan fintek resmi mengikuti Peraturan OJK No.77 tahun 2016, yaitu mengikuti semua ketentuan dalam peraturan tersebut, termasuk sosialisasi perusahaannya ke publik atau target sasaran konsumennya. Mendirikan perusahaan start up keuangan tidak mudah, persyaratannya sangat ketat. Wajar, jika dari 1100-an fintek baru 106 yang terdaftar di OJK dan baru 2 perusahaan yang sudah mendapatkan izin. Walaupun begitu, yang terdaftar juga sudah memenuhi syarat operasional untuk melakukan usahanya.

Ketiga, teknologi keuangan tidak hanya meminjamkan secara online namun juga offline.  Beberapa jenis teknologi finansial misalnya market aggregator. Ia memiliki kemampuan mengumpulkan data finansial untuk disajikan kepada pengguna atau calon konsumen finansial. Contoh perusahaan market agregator seperti duitpintar dan aturduit.

Kemudian ada juga jenis peer to peer lending yaitu penyelenggara layanan jasa keuangan yang mempertemukan antara pemodal dan peminjam. Ini bentuknya platform online. Modalantara yang menjadi salah satu penyelenggara kegiatan termasuk ke dalam jenis peer to peer lending. Jenis lainnya adalah aplikasi pembayaran atau payment & settlement seperti gopay, ovo, atau tcash.  

Keempat, fintek ditujukan untuk masyarakat yang tidak terjamah oleh bank. Oleh karena itu jumlah pinjamannya kecil. Misalnya butuh 1 juta dalam jangka waktu satu bulan. Atau butuh 3 juta dan dibayar langsung saat gajian. Masyarakat yang terdesak kebutuhan jangka pendek bisa menggunakan fintek sebagai solusinya.  Dan inilah sasaran fintek. Bahkan fintek bisa menjadi alternatif dalam berinvestasi.
Hal lainnya yang disampaikan oleh Yunus Bani, adalah jenis pinjaman dari fintek dan tujuan peminjamannya. Apakah untuk darurat atau konsumtif sifatnya. Hanya saja jumlah pinjaman tidak bisa besar seperti meminjam ke bank. Jenis pinjaman bermacam-macam dari multiguna, biaya pendidikan, properti, belanja produk, atau pinjaman darurat yang waktu pembayarannya hanya sampai si peminjam gajian.
Fintektok Bandung: Modal Antara Permudah Transaksi Keuangan Via Platform
Fintektok Bandung: Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin!
Fintektok Bandung: Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin! Modal Antara adalah platform fintek yang mempertemukan antara pemodal dengan peminjam. Modal antara merupakan 1 dari 106 fintek yang sudah terdaftar di OJK. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keberadaan modal antara. Justeru menjadi solusi. Misalnya, modal antara telah memiliki akta pendirian, SK Menhumkan, NPWP, NIB, tanda daftar penyelenggara sistem elektronik kemkominfo, serta surat tanda terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Adapun produk modal antara terdiri dari pinjaman personal dan pinjaman usaha. Jangka waktu pembayarannya juga bervariasi dari satu bulan sampai dengan 3 bulan. Sedangkan besar pinjaman, yang persolan dari mulai 1 juta sampai 3 juta saja yang harus dibayar dalam jangka pendek misalnya 1 bulan. Namun dapat juga diangsur 6-12 bulan jika pinjaman 3,5 s.d. 10 juta rupiah.

Hanya saja modal antara tidak memberikan pinjaman ke sembarang orang, namun harus yang terdaftar sebagai karyawan salah satu perusahaan. Perusahaan tersebut harus yang sudah bekerjasama dengan modal antara.
Foto Narasumber, Fintektok Bandung: Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin!
Hati-hati dengan Fintek Abal-abal, Cari yang Sudah Berizin! ***[www.abahraka.com]


Read More

07 March 2019

Digital Branding, Kampanye Efektif dan Murah Calon Legislatif

Foto: @abahraka
Menjelang dimulainya kampanye pemilu 2019 yang tinggal menghitung hari, ada 3 orang yang menghubungi saya untuk sekedar ngobrol dan sharing tentang kampanye untuk pencalonannya sebagai caleg untuk pemilu 2018. Ada yang sekedar silaturahmi karena telah lama tidak pernah kopi darat, walaupun jarak rumahnya dekat. Ada yang sengaja menghubungi karena butuh semacam diendorse sosoknya pada media sosial. Ada juga yang secara verbal minta bantuan dan arahan untuk pengelolaan media digitalnya.

Untuk yang pertama mengira bahwa kampanye melalui digital cukup dengan posting dan menggunakan media sosial ads. Untuk yang kedua, sampai akhirnya ngobrol hingga larut malam, mengira bahwa dengan membuat banyak media dan iklan media massa cukup lumayan untuk kampanye.

Secara substantif tidak ada yang salah dengan posting berkala, iklan di media sosial, ataupun publikasi pada media mainstream bagi balon legislatif tersebut. Hanya saja, pada akhirnya akan sia-sia karena balon tersebut hanya dikenal saja tetapi tidak menjadi top of mind dalam benak pemilih. Hal ini karena apa yang dilakukan balon dengan netizen lain yang aktif di media (baik medsos atau mainstream) tidak ada pembeda. Bahkan tidak jelas nilai yang diperjuangkan oleh balon.

Saat membuka situs anggota legislatif, katakanlah yang sedang menjadi selebritinya sekarang adalah Fahri Hamzah dan Fadhli Zon. Sekilas dari tampilan profil digitalnya (web) tidak jelas nilai apa yang mereka perjuangkan. Tidak ada gambaran sama sekali bahwa mereka sedang memperjuangkan nilai tertentu, masyarakat tertentu, atau isu tentang kemanusiaan. Walaupun secara brand, semua tahu bahwa FH dan FZ ini adalah orang-orang yang kritis terhadap pemerintah. Tapi sekilas hal tersebut tidak tergambarkan dalam profil digital mereka. Profilnya terlalu general sebagai tokoh publik. Terlalu general. Walaupun hal berbeda akan didapatkan jika kita mengikuti dan menguliti isinya. Atau secara berkala kita tengok twitternya, karakter mereka cukup kuat untuk menjadi pembeda dengan anggota legislatif yang lain.

Saat membuka profil lain, misalnya Budiman Sudjatmiko (BS) dan Rike Diah Pitaloka (RDP), kebetulan mereka dari PDIP. Walaupun sekarang mereka lebih banyak diam daripada mengkritisi kebijakan pemerintah.  Akan tetapi, sekilas pandang saya menemukan aura beda dari tampilannya. Terlihat jelas juga bahwa ada nilai yang diperjuangkan. Misalnya dalam tampilan profilnya tergambar bahwa BS adalah sebagai pejuang nilai-nilai pedesaan. Hingga muncul kesan bahwa dialah yang melahirkan UU pedesaan. Begitu juga saat mengintip profil RDP, kesan yang muncul adalah bahwa dia pejuang kaum buruh. Salah satu yang menjadi concern-nya adalah masalah upah.

Walaupun FH dan FD memiliki brand yang kuat sebagai tokoh publik dengan konsistensinya yang terus mengkritisi pemerintah. Namun jika jarang mengikuti dan kita buka profil digitalnya sekilas, kita kesulitan menangkap kesan tentang nilai yang dia perjuangkan. Nah, bagaimana jika hal ini terjadi pada balon legislatif yang notabene tidak populer FH, FD, atau BS dan RDP. Oleh karena itu, yang pertama dilakukan oleh balon legislatif baru adalah dengan membuat pembeda. Pembeda menjadi salah satu kekuatan dalam memasarkan diri.

Meminjam konsep Hermawan, seorang pakar marketing, ada 2 lagi kekuatan lain yang dapat menggerakan  kampanye balon, yaitu positioning dan brand. Pendiri Asosiai Marketing Asia tersebut menyebutnya sebagai konsep PDB yang menghasilkan 3i. PDB merupakan kependekan dari Positioning, Differentiation, dan Brand. 3i sendiri adalah Brand Integrity, Brand Identity, dan Brand Image. Konsep ini merupakan pijakan dasar dalam marketing 3.0 yaitu collaborative, cultural, dan spiritual. Konsep ini dapat diaplikasikan saat memarketingnya diri sendiri dalam kontestasi politik menuju DPRD/ RI tahun 2019 mendatang.

Mari kita mulai...
Merujuk pada konsep 3i di atas, pertama, mau tidak mau seorang balon harus mampu merumuskan visi misinya dengan cara kolaborasi (collaborative). Partisipasi dari konstituen menjadi keniscayaan agar balon terhubung dengan konstituen. Kolaborasi memberikan penghargaan dan eksistensi konstituen, bahwa mereka bukan kambing conge. Konstituen adalah pribadi-pribadi kreatif dan punya kehendak bebas sehingga perlu diberikan ruang eksistensi. Tentu ini bukan kerja yang mudah dan enteng. Apalagi bagi politisi pemula yang bukan organisatoris atau bukan pula aktivis. Akan tetapi, jika balon telah memulainya sejak lama, hanya tinggal melanjutkan dan menguatkan nilai apa yang hendak diperjuangkan bersama-sama konstituen.

Kedua, balon juga harus berada di tengah-tengah masyarakat, membumi dengan konteks. Agar tidak asing dalam persfektif masyarakat. Bukan hanya terhubung tapi juga diakui sebagai bagian dari masyarakat. Hal ini penting karena masyarakat begitu sensitif dengan tradisi. Jangan sampai balon atau sebaliknya merasa asing satu sama lain. Oleh karena itu, misalnya orang-orang yang berasal dari daerah Dapil seringkali menyesuaikan dengan kultur masyarakat dapil. Mulai dari berbahasa, berpakaian, panggilan juga. 

Ketiga, melengkapi keterhubungan dan pembumian diri dengan spiritualitas. Spiritualitas bukan hanya hal-hal yang berhubungan dengan sesuatu yang maha. Namun juga mampu mewujudkan nilai-nilai kemahaan menjadi nilai kemanusiaan. Ingat pernyataan Ali Syariati, spiritualitas adalah melalui tangannya menuliskan ayat-ayat suci dari langit serta terbenam dalam genangan lumpur dan mengayungkan kayu untuk menyuburkan tanah yang kering, ia berdiri tegak memperjuangkan ayat-ayat dan hak-hak masyarakat. Pada prinsip ketiga inilah nilai itu muncul, yang akan menjadi pembeda sekaligus. Sehingga bukan hanya positioning dan differensiasi, seorang balon juga akan muncul brand-nya.

Lalu, bagaimana mengaplikasikan konsep tersebut sehingga mudah terwujud dalam konteks pemasaran diri? Berikut beberapa teknik yang saya kutip dari beberapa referensi...

Teknik Personal Branding
Pada dasarnya personal branding adalah upaya seorang balon untuk menjadikan namanya mudah diingat dan calon pemilih langsung mengasosiasikan dengan keunggulan tertentu. Jika saya sebutkan nama yang sudah saya sebutkan di atas; Farhri Hamzah, Fadli Zon, Budiman Sujatmiko, atau Rike Diah Pitaloka. Konstituen akan mengasosiasikan dengan sifat-sifat tertentu. Fahri Hamzah selain kritis juga orang yang cukup lurus, Fadli Zon selain terkenal kritis sebagai oposan juga punya kepedulian terhadap artefak dan budaya intelektual. Terlepas brand keduanya tidak langsung muncul saat mengintip profilnya dalam personal websitenya.

Ada beberapa prinsip yang dapat dilakukan untuk melakukan personal branding, seperti ditulis oleh Silih Agung Wasesa (2018).

Nama
Nama menjadi yang pertama diingat dalam konteks apapun. Sukarno dan Hatta memiliki panggilan populer Bung Karno dan Bung Hatta. Ia seorang proklamator, orang yang disegani, melalui panggilan bung di depan nama pendeknya membuat Soekarno dan Hatta lebih familier sebagai seseorang yang memiliki jiwa patriot dan negarawan. Akan tetapi saat panggilan bung ini kita pakai misalnya di organisasi pemuda, justeru menjadi asing. Karena konteksnya sudah berbeda.

Begitu juga saat caleg atau kepala daerah yang berasal dari Sunda menggunakan panggilan ‘Kang’. ‘Kang’ yang biasanya digunakan dalam konteks keorganisasian menunjukan stratifikasi bahwa yang dipanggil ‘kang’ lebih senior dan disegani. Untuk menciptakan suasana saling menghargai rasanya pas menggunakan panggilan ‘kang’. Akan tetapi di dunia baru yang serba egaliter, tampaknya panggilan ‘Mang’ lebih membumi, dekat, dan egaliter dibandingkan ‘kang’ yang memiliki jarak. Mang juga mengasosiakan bahwa dirinya memosisikan sebagai seseorang yang dapat dijangkau oleh siapapun.

Untuk memberikan nama panggung, panggilan depan dengan ‘Mang’ misalnya ‘Mang Ahmad’ akan lebih terasa familier oleh masyarakat dari semua kalangan. Ini juga menjadi pembeda di antara orang Sunda yang rata-rata menggunakan kata ‘Kang’ sebagai panggilan. Dan tentu saja banyak pilihan untuk menjadikan nama kita sebagai nama panggung dalam dunia politik.

Muda dan Pemberi Harapan
Sukarno pernah memberikan pernyataan “berikan aku 10 pemuda maka akan aku guncang dunia”. Pernyataan tersebut relevansinya kini sangat kuat. Hermawan Kertajaya, pakar marketing menjadikan kaum muda sebagai lokus gerakan dan perubahan. Lihat saja para pemberi harapan di era disrupsi, rata-rata kaum muda. Perusahaan pertama yang mencapai nilai saham 1 trilyun adalah Nadiel Makarim yang notabene masih muda. Begitu juga Ahmad Dzaki yang memberikan harapan terhadap pelaku UKM di Indonesia notabene masih berumur 30-an. Yoris Sebastian, Yasa Singgih, dan mereka juga para milyarder dunia seperti Mark Zuckerberg notabene memulai melakukan perubahan saat masih sangat muda. Oleh karena itu kesan dan ide-ide yang mengasosiasikan dengan sesuatu yang menjadi muda harus digalakkan. Seorang balon harus mampu memiliki penampilan, cara bicara, semangat, dan ketahanan fisik sebagai anak muda.

Prabowo lebih memilih Sandiaga Uno yang punya penampilan muda, begitu juga Jokowi memilih Erick Thohir untuk mengimbangi para pemilih pemula yang rata-rata harus didekati dengan pendekatan kekinian. Era digital, kaum muda menjadi salah satu lokus dan dinamisator. Bisakah balon menampilkan diri sebagai yang muda dan memberi harapan?

Go Digital
Wasesa (2018) memberikan beberapa tips praktis, bahwa salah satu pintu masuk instan ke generasi X, Y, dan Z adalah melalui etalase digital. Dalam etalase digital, sosok caleg dapat dikonstruk agar sesuai keinginan. Tetapi bukan berarti asal posting dan tulis. Butuh teknik dan keahlian agar sosok caleg berkarakter. Seperti ditulis Wasesa, pertama  memiliki narasi tunggal kepribadian. Caleg harus memiliki team atau agen-agen digital yang tersebar di setiap titik yang membicarakan secara tunggal dengan bahasanya masing-masing yang walaupun gayanya beragam, namun isunya seragam. Kedua,  terkoneksi dengan netizen. Bukan hanya di dunia maya, tetapi juga di dunia nyata. Ketiga menemukan KPI. KPI terukur dari indikator yang ada pada setiap platform arus utama pada media digital; engangement, reach, impression, output, out-take, dan outcome. Keempat, rencanakan editor plan. Seorang balon sudah menyiapkan konten-konten yang mendukung terhadap konstruksi personal branding untuk didistribusikan setiap harinya. Bukan hanya konten, kelima, balon juga harus sering ‘hadir’ dalam dunia maya, menyapa, menjawab, memberi suara, atau kontestasi ide sesuai dengan nilai yang diperjuangkan.

Meminjam point penting yang selalu disampaikan Hermawan dalam Marketing 3.0, go digital harus selalu terkoneksi; lekat dan dekat dengan 3 hal yaitu kaum muda, emak-emak, dan netizen. Hal ini tampaknya selalu digaung-gaungkan sebagai bentuk kesadaran dari para kontestan politik di negeri ini.***[@abahraka]
Read More

22 February 2019

Kurangi Stress Pekerjaan dengan Internet Kencang!

info lebih lanjut bisa diakses link dalam gambar.
Internet menjadi salah satu kebutuhan vital di era masyarakat mandiri informasi. Kebutuhan terhadap internet sama halnya dengan kebutuhan terhadap primer dalam hidup yang serba digital ini. Kebutuhan ini ditunjukkan dengan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya terhadap pengguna internet, khususnya di Indonesia. Menurut Asosiasi Pengguna Internet Indonesia, telah mencapai 143 Juta, pada tahun 2018. Trennya terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan kini orang lebih rela ketinggalan dompet daripada ketinggalan smartphone.

Jaringan internet tidak hanya digunakan untuk keperluan-keperluan personal, juga keperluan pekerjaan. Pekerjaan bukan hanya untuk mengirim laporan melalui email saja namun juga pekerjaan-pekerjaan yang sangat tergantung pada interent; seperti pembelajaran online, content creator, atau pelaku marketing dan public relations.

Beberapa pekerjaan tersebut membutuhkan akses internet yang cepat, sehingga kecepatan aksesnya menjadi keniscayaan. Internet menjadi sarana vital dalam pekerjaan. Oleh karena itu, jika akses internetnya lelet dengan tingkat loading yang tinggi dapat mengganggu pekerjaan. Terganggunya pekerjaan dapat meningkatkan tekanan hidup. Oleh karena itu, jaringan internet pada akhirnya dapat meningkatkan stress.

Hal ini juga dapat kita alami. Saat dikejar deadline, dan tiba-tiba jaringan interlet melambat, misalnya gara-gara hujan. Tentu kita akan merasa tertekan, sementara deadline tinggal beberapa jam lagi. Kita akan mengalami stress atau setidaknya mendapatkan tekanan langsung dari buffering ini.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Erricson, stress yang disebabkan oleh mencoba memuat video pada koneksi selular yang lambat sebanding dengan stress yang dirasakan saat menonton film horor. Koneksi lemot bisa membuat kita stress layaknya mendapatkan situasi yang menakutkan saat menonton film horor.

Para peneliti dari perusahaan teknologi tersebut melakukan pengukuran otak, denyut nadi dan kegiatan jantungnya saat yang diteliti melakukan kegiatan melalui ponsel. Mereka menemukan bahwa buffering pada video streaming meningkatkan denyut jantung sebesar 38 persen. Mereka juga menemukan bahwa buffering 2 detik dapat melipatgandakan tingkat stress. Begitu waktu buffering bertambah, subjek pun bertambah stress.

Tirto, sebuah situs online pernah melakukan observasi terhadap generasi milenial. Satu satu yang membuat mereka stress adalah saat internet lemot dan kedua saat antri di swalayan. Peningkatan stress ini bukan hanya saat menonton youtube saja, tapi juga saat gagal mengunduh file, kesulitan mengakses situs, terlalu lama memuat ulang halaman untuk rujukan pekerjaan, atau terlalu lama mengunggah hasil pekerjaan yang sedang ditunggu-tunggu.

Virgin Digital Help seperti dikutif oleh ictwatch belum lama ini melakukan survei terhadap 210 orang dewasa di Amerika Serikat dan Inggris melalui Facebook, Twitter, email, dan telepon. Hampir 80% dari responden ini berusia 18-34 tahun. Dari situ diketahui bahwa teknologi yang paling bikin stress ternyata berkaitan dengan koneksi internet.

Situs tersebut juga mengutif lembaga riset Nielsen, yang menyebutkan bahwa kebanyakan konsumen di dunia merasa gelisah jika jauh dari gawainya, dari medsos, atau dunia sekundernya. Dalam laporan tersebut Nielsesn menyatakan, 56 persen konsumen global tidak dapat membayangkan hidup tanpa perangkat ponsel. 70 persennya merasa bahwa perangkat mobile membuat mereka menjadi lebih baik. Tentu saja dengan jaringan internet di dalamnya. Smartphone canggih tapi tidak ada jaringan internet sama halnya dengan mayat hidup. Hampa.

MyRepublic jadi Solusi
#2019gantiinternet
Berdasarkan data yang dilansir World Speedtest Global Index pada Januari 2019 menyatakan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-110 dari 177 negara untuk kecepatan internet, dengan rata-rata sebesar 16.34 Mbps. Kehadiran MyRepublic sebagai perusahaan internet service provider akan menjadi solusi karena dapat meningkatkan akses internet penggunanya di Indonesia. Perusahaan yang sudah berada di 4 negara ini, memberikan pilihan kepada penggunanya baik pribadi ataupun bisnis hingga mencapai 300Mbps untuk residensial atau bisnis yang mencapai 500Mbps.

Dengan kecepatan yang ditawarkan dan layanan yang unlimited dan stabil, MyRepublic dapat menunjang kebutuhan internet kita secara maksimal dan efisien. Sebagai contoh, dengan kecepatan internet sebesar 50 Mbps, pelanggan hanya membutuhkan waktu sekitar 4 menit untuk mengunduh file sebesar 1.5 GB (setara 1 film Blu-ray) dan sekitar 100 menit untuk file sebesar 40 GB (setara dengan 1 file game besar), yang artinya sekitar 4 kali lebih cepat dari rata-rata.

Kecepatan akses sesuai pilihan
Di tahun 2019, MyRepublic melebarkan sayapnya di kota Bandung. Hadirnya MyRepublic di diharapkan dapat memberikan pengalaman berinternet yang lebih menyenangkan dan memuaskan bagi masyarakat Bandung, dan tentunya dapat menunjang kebutuhan bisnis di dunia maya tanpa putus-putus, juga kehadiran internet MyRepublic Bisnis dapat memperkuat pertumbuhan usaha di Bandung yang terkenal dengan kota kreatif ini.

Untuk para gamer, yang membutuhkan akses internet seperti halnya jalan tol, kehadiran MyRepublic juga menjadi solusi sehingga bermain game lebih leluasa dan semangat karena tidak terganggu dengan buffering. Seperti dikatakan oleh VP Product and Marketing MyRepublic Terry Joseph William;

 “MyRepublic telah dikenal sebagai penyedia jasa internet berkualitas di Asia Tenggara yang menawarkan layanan internet fiber unlimited, waktu pemasangan tercepat dan kustomisasi router ke server untuk para gamers. Selain itu kami juga menawarkan harga terbaik dengan kecepatan maksimal. Semua pelanggan MyRepublic merupakan salespeople terbaik kami."

Koneksi stabil tanpa terganggu oleh hujan
Salah satu startup asal Bandung yang membutuhkan jaringan internet yang mumpuni untuk mendukung lini bisnisnya adalah Skyegrid. Skyegrid adalah startup buatan anak muda kota Bandung yang fokus pada industry game. Tentu saja, koneksi internet berkualitas sangat dibutuhkan, baik oleh creator maupun para gamers dalam bermain game online sehingga performance game akan maksimal.
Kehadiran MyRepublic menjadi solusi bagi para pekerja digital sehingga dapat meminimalisir tekanan-tekanan karena pekerjaan. Meminjam istilah frasa terakhir dari sebuah media online yang populer dan infografisnya, ada harga ada akses cepat, tapi tidak demikian dengan MyRepublic, karena ada pilihan sehingga dapat menyesuaikan dengan isi kantong. Internet cepat, akses mudah, stress pun hilang. #MyRepublic



Read More

13 December 2018

Memilih Wakil Rakyat

Pikiran Rakyat Edisi Kamis 13 Desember 2018
Beranda media sosial kini dipenuhi dengan pajangan gambar calon anggota legislatif (caleg) untuk pemilu 2019. Baik yang dikenal secara aktual atau hanya sekedar koneksi media sosial. Jika dihitung, bisa mencapai puluhan atau justeru ratusan teman mencalonkan diri, dari mulai tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga pusat. Semuanya memajang gambar diri dan nomor pencoblosan.
Jalan protokol hingga jalan desa juga penuh dengan spanduk, baligo, dan banner kampanye. Dari warna merah, kuning, hijau, persis lagu balonku yang warnanya melebihi 5. Gambar-gambar tersebut tampak wajar, karena telah memasuki masa kampanye. Hanya saja, sebagai calon pemilih, saya bingung, harus memilih yang mana dan untuk alasan apa mencoblosnya.

Alasan yang dimaksud misalnya, karena caleg memperjuangkan nilai-nilai yang selama ini melekat dengan kehidupan masyarakat. Ia berjasa besar dalam memperjuangkan hak hidup masyarakat.  Pejuang buruh misalnya seperti Said Iqbal. Ia konsisten memperjuangkan hak-hak dan kelayakan upah buruh. Jika ia maju menjadi caleg, sebagian besar buruh sudah sangat mengenalnya, baik di Jakarta ataupun daerahnya. Hal serupa juga dilakukan oleh Rikeu Diah Pitaloka secara konsisten memperjuangkan hak buruh khususnya perempuan.

Perspektif komunikasi pemasaran, apa yang diperjuangkan Said Iqbal atau Rike Diah Pitaloka menjadi pembeda sehingga calon pemilih dengan cepat mengenalnya. Kedua tokoh tersebut bukan hanya soal public figur (guru dan artis) akan tetapi mereka concern dalam bidangnya dan konsisten memperjuangkan hak masyarakat khususnya kaum buruh.
Contoh lain adalah Fahri Hamzah dan Fadhli Zon, konstituen akan cepat mengenalnya karena sedari awal konsisten menjadi pengkritik pemerintah (oposan). Pendukungnya akan memandang apa yang dilakukan oleh mereka adalah bentuk memperjuangkan nilai dan hak masyarakat, karena kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat selalu dikritik oleh kedua selebriti politik tersebut.

Pembeda bukan Slogan
Pembeda atau differensiasi menghasilkan positioning seseorang di antara banyak calon legislatif. Apa yang saya saksikan dan cermati, baik di media sosial ataupun di sepanjang jalan-jalan kota dan kabupaten, para calon wakil rakyat tersebut belum menawarkan nilai satupun yang mereka perjuangkan, sehingga menjadi pembeda dan memberikan positioning. Sehingga masyarakat sulit membedakan. Kesulitan ini menjadi faktor lain, yaitu sulit mengenalnya, terlebih sulit memosisikan sang calon dalam pikiran masyarakat.

Satu dua spanduk calon misalnya mengajak masyarakat untuk memberantas korupsi, seperti dilakukan oleh Giring ex Band Nidji yang mencalonkan diri jadi anggota DPR RI dapil Jabar 1. Hanya saja ajakannya tersebut terkesan hanya sebagai slogan. Karena selama ini, giring lebih dikenal sebagai artis penyanyi dibandingkan aktivis anti korupsi. Tidak ada track record yang menjelaskan bahwa ia adalah pejuang atau aktivis antikorupsi. Jika ajakan pemberantasan korupsi dilakukan oleh Febri Diansyah—Jubir KPK, masyarakat akan cepat mengenal dan membedakan dalam top of mind-nya karena track record-nya selama ini sebagai aktivis antikorupsi.

Perspektif marketing 3.0, seperti ditulis oleh pakar marketing dan branding Hermawan Kertajaya, pembeda harus didefinisikan sebagai  segitiga dari merek, positioning, dan differensiasi. Ia menghasilkan brand identity, brand integrity, dan brand image.

Jika wakil rakyat adalah merek, maka harus terintegrasi dalam dirinya sisi identitas dan integritas yang menghasilkan citra diri. Dalam konteks ini, citra merek berbeda dengan pencitraan, karena citra merek harus didorong dari identitas otentik dan integritas yang lahir dari pengakuan masyarakat karena manfaat dan maslahat programnya telah dirasakan masyarakat seperti dilakukan oleh Moh. Surya untuk guru dan dosen atau Rikeu Diah Pitaloka untuk kaum buruh.

Ia adalah bukti kuat bahwa dirinya menyampaikan dan telah membuktikan kinerjanya sebagai (calon) wakil rakyat. Pada posisi ini calon wakil rakyat telah memenuhi janjinya, bukan saat ia sudah terpilih saja namun saat itu belum terpilih. Pada saat ini wakil rakyat telah menciptakan kepercayaannya terhadap calon konstituennya. Ia setengahnya telah mengambil hati masyarakat.

Menentukan Pilihan
Jika calon wakil rakyat telah memenangkan setengahnya hati masyarakat, karena memiliki bukti dan kepercayaan. Bagaimana menentukan setengah nilai yang harus dipenuhi? Maka masyarakat dituntut untuk jeli agar tidak salah pilih untuk menentukan 5 tahun dirinya diwakili di Gedung Dewan. Agar kepentingan-kepentingannya dapat diperjuangkan oleh wakil kita.

Hasil pendampingan Silih Agung (2018) selama 18 tahun terhadap pesohor negeri dapat dijadikan rujukan. Ia menghasilkan satu thesis tentang citra yang dihasilkan dari identitas dan integritas. Melalui Code Personal Branding, Silih memberikan catatan setidaknya ada 5 elemen yang menghasilkan siklus untuk mengukur reputasi calon wakil rakyat; competency, connectivity, creativity, compliance, dan contribution.

Pertama, Kompetensi menjadi kunci untuk menggenapkan differensiasi. Kompetensi menjadikan wakil rakyat bukan hanya memiliki sumbangsih yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun juga ahli dan memiliki kemampuan dalam melakukan pengelolaan diri dan lingkungannya. Ia tidak hanya cakap mengambil hati masyarakat. Ia juga cakap memberikan solusi bagi persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

Kedua, connectivity yaitu sejauh mana calon wakil rakyat terhubung dengan konstituennya. Bukan hanya terhubung secara virtual melalui perantara beragam atribut seperti banner atau spanduk. Tapi terhubung secara aktual; face to face. Konektivitas yang dibangun calon tidak hanya melalui media perantara. Seorang calon harus mau dan rela mendengarkan semua keluh kesah dan kepentingan konstituennya.

Ketiga, creativity. Seorang calon harus mampu memberikan dinamika berkehidupan terhadap warganya. Sehingga warganya terhindar dari kejenuhan. Oleh karena itu, program-programnya harus dinamis. Buka bazar murah memang disukai oleh masyarakat, akan tetapi jika stop sampai di sini, tidak menyelesaikan persoalan masyarakat dalam jangka panjang. Oleh karena itu memilih wakil rakyat harus yang benar-benar memiliki dinamisasi dalam memberikan program kepada masyarakat.
Keempat, compliance. Merupakan nilai-nilai etis yang harus dimiliki oleh seorang caleg. Calon pemilih harus memastikan bahwa caleg memiliki rekam jejak yang baik. Nilai-nilai etis ini baik yang melekat pada dirinya ataupun yang telah diejawantahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Mengukur elemen ini cukup mudah, misalnya apakah seorang caleg bertutur kata baik? Apakah juga seorang caleg memiliki perilaku baik? Tidak pernah mengeluarkan pernyataan kotroversial atau berperilaku yang bertentangan dengan nilai konvesional, baik yang berasal dari agama atau norma masyarakat. Nilai-nilai etis tersebut juga terpublikasikan secara wajar, bukan sebagai taktik propaganda.

Kelima, Kontribusi. Caleg harus menjadi problem solver bagi persoalan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini tentu paling terasa baik secara pragmatis ataupun normatif. Caleg harus menjadi tempat pakukumaha bagi konstituennya dalam semua aspek kehidupan. Ibarat orang tua, ia harus mampu berfikir kreatif dan juga memberikan solusi praktis.

Kelima elemen di atas dapat dijadikan sebagai pertimbangan saat akan menentukan pilihan. Memang manusia tidak ada yang sempurna, namun paling tidak mendekati beberapa elemen. Dan pertimbangan yang paling bijak adalah mendekati paling banyak dari limat elemen tersebut. Semoga waktu 4 bulan menuju pemilihan dapat menjadi waktu yang cukup untuk melihat, memahami, menimbang, dan memutuskan siapa caleg yang akan membawa kita, masyararakat menuju masyarakat yang sejahtera lahir batin. Wallahu ‘alam.

Tulisan dimuat Pikiran Rakyat edisi Kamis, 13-12-2018 
Read More

11 November 2018

Memacu Andrenalin di Jalur Sukawana

Leuweung Kunti di Jalur Sukawana photo by @abahraka
Bandung Barat, bukan hanya memiliki banyak destinasi wisata alam yang eksotis dan menjadi tujuan wisata Dunia, sebut saja Gunung Tangkuban Parahu. Juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang tersebar di sekitarnya, sebut saja seperti Curug Maribaya, Curug Pelangi, Curug Leuwi Tilu Opat, Cikole Camping Park sampai Stone Garden, Gua Pawon, Gunung Hawu, dan lainnya. Banyak juga Destinasi buatan seperti Floating Market, Kebun Begonia, Dusun Bambu, The Lodge Maribaya, Farm House Lembang, atau yang sedang hits, beberapa pekan lalu dikunjungi oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Orchid Forest.

Bandung Barat menyimpan sejumlah potensi wisata berbasis ecotourism yang masih bisa dieksplorasi. Wisata berbasis alam tanpa harus mengganggu atau merusak keindahan alam, justeru mendukung ekosistem berkembang sesuai dengan fitrahnya.

Bandung Barat juga memiliki hamparan kebun teh yang Indah, walaupun tidak seluas Malabar, Rancabali, Gambung, atau Patuha. Namun Kebun Teh Sukawana menjadi salah satu area favorit untuk beberapa kegaitan wisata di Bandung Barat seperti teawalk, gowes, trail atau offroad. Melalui wisata offroad, Kebun teh Sukawana menjadi salah satu destinasi wisata yang dapat memacu andrenalin para penikmatnya.

Perkebunan Teh Sukawana
Jalur masuk Perkebunan Sukawana
Adalah penghujung 2017, tepatnya bulan Agustus, saya bersama komunitas Generasi Pesona Indonesia Jawa Barat (Genpi Jabar) beramai-ramai merasakan sensasi wisata jalur Sukawana. Hal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kopdar relawan pariwisata Indonesia.

Tepat pukul 6.00 pagi, kabut tampak menyelimuti Gunung Burangrang, dingin sudah mulai terusir fajar. Jaket tebal yang semalam menjadi teman kencan tidak lagi diperlukan. Tinggallah t-shirt putih Pesona Indonesia, lengkap dengan berbagai aksesorisnya. Kami bersiap dengan segala bekal dan peralatan untuk mengarungi jalur Sukawana yang diperkirakan memakan waktu 3-4 jam perjalanan. DSLR, Drone, ataupun action cam telah dibawa para relawan.

Lima Land Rover  menjadi kendaraan utama kami. Memasuki gerbang Perkebunan Teh Sukawana, atmosfer eksotisme alam sudah mulai terasa. Kabut tipis mulai terusir oleh sinar matahari. Pantulan sinar mentari di ujung daun teh sudah mulai tampak. Perkebunan teh terhampar alami dan segar. Sesekali saat memasuki rimbunnya pohon yang menjulang, udara dingin lagi dirasakan. Di Balik pepohonan menjulang, tampak kota Bandung dengan beberapa gedung tinggi terhampar.

Sukawana, adalah satu-satunya kebun teh yang berada di Bandung Barat, selebihnya berada di kawasan Kabupaten Bandung. Walaupun tidak seluas Patuha, Malabar, Rancabali, atau Gambung, kebun teh Sukawana cukup produktif, bahkan menurut catatan, ada satu pabrik teh yang siap mengekspor hasil teh Sukawana yang dikelola PTPN VII tersebut.

Jalur ini menjadi jalur favorit bagi para pesepeda gunung. Begitu juga para crosser bebas. Bahkan teman saya yang bergadung dalam komunitas Trabas sering bercerita jika Sukawana menjadi jalur favorit untuk mereka. Sesekali kami melihat para crosser lewat dan sesekali para pesepeda berhenti untuk memberi jalan pada kami.

Sukawana sendiri awalnya terkenal dengan nama Pangheotan, konon berasal dari nama salah satu pemilik kebun teh jaman Belanda, Van Houten. Lidah orang sunda menyesuaikan menjadi Pangheotan. Namun warga sekitar lebih senang menyebutnya dengan wilayah yang mereka diami, Sukawana.  Jadilah wilayah ini menjadi jalur Sukawana. Tempat favorit para penikmat wisata esktrem.


Wisata Adrenalin
Awalnya tidak tahu jika yang saya lewati adalah jalur wisata ekstrem. Bahkan saat memasuki gerbang perkebunan, saya mengira jika perjalanan ini hanya untuk menikmati eksotisme hamparan kebun teh Sukawana saja. Setelah kebun teh terlewati dan mulai tampak pohon pinus yang besar dan tinggi-tinggi. Area pohon pinus yang saya lalui terkenal dengan Leuweung Kunti, baru ngeuh jika pada akhirnya kami sedang dibawa untuk berwisata adrenalin.

Jalanan sudah mulai menunjukan atmosfer offroad. Tidak ada lagi jalan tanah berpasir atau berbatu. Semua jalan hanya tanah belaka yang menanjak, bergelombang kasar, berbelok, berair, bahkan menyempit, dengan dinding tanah melebihi tinggi kendaraan. Hal ini mungkin karena sering tergerus air dan ban-ban berkembang kasar hingga jalan tanah semakin legok hingga akhirnya membentuk jalan sempit.

Pada kondisi jalan-jalan tersebutlah adrenalin kami terpacu, tak sedikit dari kami berteriak-teriak sebagai ungkapan rasa senang karena shok dan kaget dengan terjalnya jalanan. Sambil berteriak kami juga berdecak karena baru kali ini merasakan  dapat memacu adrenalin tanpa harus takut bahaya.

Salah satu yang menaikan desir darah kami adalah ketika kendaraan hampir selalu bergesekan dengan tanah karena jalanan menyempit. Begitu juga saat Land Rover memasuk jalan bergelombang, terjal, sekaligus licin berlumpur. Jika supir tidak mahir, mobil bisa tergelincir.

Saat memasuki kembali jalan menyempit, tiba-tiba ban selip. Tiba-tiba saja mesin mati. Teringat dengan salah satu cerita, jangan-jangan daerah ini yang masuk kawasan Leuweung Kunti. Saya berperasangka jika kendaraan dengan penggerak empat roda ini akan terjebak.  Kawasan yang masih memiliki aura mistis karena seringkali makhluk halus mengganggu. Lumayan bergidik. Kemudian datang rombongan lain membantu dan akhirnya mesin dapat kembali hidup. Kami pun melanjutkan perjalanan yang sepertinya masih belum mau berakhir sebelum akhirnya kami menemukan satu kawasan istirahat untuk sholat dan makan siang.

Menuju Sukawana
Bagaimana agar penikmat wisata ekstrem offroad bisa juga menikmati jalur Sukawana?

Populernya jalur Sukawana, menjadikan pencarian tempat penyewaan Land Rover di SekitarLembang cukup mudah. Tempat penyewaan juga memasang petunjuk menyediakan jasa sewa Land Rover. Tinggal kemauan dari pengguna jasa untuk bertanya. Jika pun masih segan bertanya, bisa searching melalui internet.

Namun, untuk menikmati jalur sukawana tidak bisa sendirian, asyiknya beramai-ramai secara kelompok. Untuk pemula baiknya menggunakan jasa pemandu karena tidak ada papan-papan petunjuk untuk memasuki area ini. Hal ini juga untuk menghindari salah jalan atau jalur.

Satu kendaraan Land Rover dihargai 1.500.000 untuk 6-8 orang, harga ini sudah termasuk tiket masuk jalur Sukawana dan Tangkuban Parahu. Untuk paket tour per orang biasanya dibandrol dari mulai 250 hingga 450 belum termasuk tiket Jalur Sukawana dan atau Tangkuban Parahu.

Agar lebih praktis, saya lebih menyarankan untuk menyewa jasa travel agent atau pemandu saja agar kita bisa lebih maksimal menikmati perjalanan dan memacu adrenalin. ***[Abah Raka]
Read More