30.8.21

Empat Teman Kreasi Bandung “Sumbang” Penghargaan untuk Smartfren

Usaha Kecil Menengah menjadi salah satu pondasi roda perekonomian di Indonesia. Bahkan pada saat krisis moneter, UKM Indonesia disebut sebagai usaha yang paling tahan banting. Wajar jika pemerintah, selalu memprioritaskan UMKM tersebut baik melalui kementerian ataupun dinas-dinasnya, kemenkopUKM dan DinkopUKM.


Bukan hanya itu, melalui fokus ikhtiar tersebut, Bank juga memiliki skema khusus dalam mendorong meningkatkan kualitas, kuantitas, serta output UMKM hingga ke ranah ekspor. Di Jawa Barat sendiri, melalui misalnya Jabar Cyber Coops berusaha menjembatani UMKM dengan pasar luar negeri. Sejumlah bank juga memiliki skema pendanaan khusus untuk mendorong laju tumbuh UMKM di Indonesia dengan kredit yang sangat kecil. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan multinasional dan nasional begitu peduli dengan kehadiran UMKM tersebut.


Sadar begitu pentingnya laju tumbuh UMKM di Indonesia, untuk menopang perekonomian bangsa, Smartfren menggagas Bersama komunitasnya Smartfren Community untuk mendorong dan mengerek agar UMKM di Indonesia bisa tumbuh dengan cepat. Melalui program inovasi eksternal, Smartfren Community mendirikan Rumah Kreatif. Rumah Kreatif inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya Teman Kreasi Indonesia.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren menerima penghargaan Anugerah Inovasi 2021 dari IDX
Lahir dan tumbuh selama 6 tahun smartfren community telah melahirkan 3 Teman Kreasi di cabang-cabangnya. Dan yang paling membanggakan bagi saya adalah, teman kreasi yang pertam kali lahir adalah di wilayah Bandung Raya, yaitu Teman Kreasi Bandung Barat. Walaupun, wilayah saya sendiri belum lahir Teman Kreasi, akan tetapi semangat untuk terus tumbuh dengna pola pikir digital yang terus menerus dipompakan smartfren community yakin akan melahirkan Teman Kreasi-Teman Kreasi di daerah lain termasuk Teman Kreasi di Kabupaten Bandung. Karena pertumbuhan kini sangat terasa dengan kehadiran dan dukungan akses digital. Hal ini menjadi komitmen Smartfren sebagai rumah induknya Smartfren Community.

Teman Kreasi Indonesia kini sudah tumbuh di 32 cabang yang lahir dari 102 Cabang Smartfren Community. Artinya Smartfren Community telah mendorong untuk tumbuh 32 UMKM Indonesia. Ini menjadi bagian dari inovasi yang dibangun dan dikembangkan oleh Smartfren Community.

Keseriusan Smartfren dan Smartfren Community dalam membangun UMKM Indonesia menjadi alasan Smartfren menerima penghargaan khusus dalam ajang anugerah Inovasi yang diselenggarakan oleh IDX (Indonesia Stock Exchange) atau yang kita kenal dengan Bursa Efek Indonesia.

Smartfren menerima penghargaan dalam program sustainable inovatif Small Medium Enterprise (SME) atau yang kita kenal dengan usaha kecil menengah (UKM). Penghargaan langsung diterima oleh CEO Smartfren DJoko Tata Ibrahim.

Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung yang pernah menjadi bagian dari Kabupaten Bandung, memiliki tiga Teman Kreasi yang bergerak dalam bidang digital marketing, jajanan khas Bandung Barat dan mug, juga pot concrete.

Beberapa produk Teman Kreasi Indonesia hasil binaan Smartfren

Sebagai warga Bandung Raya cukup bangga atas kreativitas teman-teman, termasuk juga satu Teman Kreasi yang berasal dari Kota Bandung yaitu Teman Kreasi Kumakamu Kreatipiti yang bergerak pada kuliner dan konten creator. Melalui Teman Kreasi Indonesia, Smartfren Community khususnya di Bandung  berhasil mengembangkan dan mendorong pertumbuhan UMKM. Alhamdulillah, empat Teman Kreasi dari Bandung dapat "menyumbangkan" penghargaan untuk Smartfren.


Kebanggaan ini tidak berhenti sampai bentuk apresiasi namun juga motivasi, karena sejatinya kreativitas itu bisa menjadi energi positif yang mengalir deras terhadap setiap pribadi anggota smartfren community termasuk saya. Sejak kehadiran kehadiran Teman Kreasi, saya juga akhirnya merasa tertantang bagaimana memiliki usaha yang lahir dari kreativitas dan ilmu yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas pekerjaan dan kerelawanan di Kabupaten Bandung.


Hal ini menjadi wajar karena visi misi Teman Kreasi Indonesia mengembangkan semangat kokreasi dan kewirausahaan sosial bagi generasi muda serta membuka peluang tumbuhnya sektor ekonomi UMKM kreatif di berbagai daerah dimana Smartfren Community berada. Tentu saja saya yang menjadi bagian di dalamnya mendapatkan energi positif tersebut.


Melalui 32 Teman Kreasi, artinya terdapat 32 kreativitas yang didorong, disemangati, dibantu pertumbuhannya oleh Smarftren Community tentu memiliki perbedaan secara konsep dan aksi. Dan ini merupakan bentuk inovasi dari teman-teman sfcom.


Lahirnya 32 Teman Kreasi ini tidak muncul tiba-tiba, tetapi melalui proses inkubasi. Smartfren dan smartfren community secara berkala menyelenggarakan berbagai event yang dapat merangsang setiap anggotanya menjadi wirausaha; melalui pelatihan-pelatihan, event, pameran, termasuk juga pertemuan-pertemuan yang rutin diselenggarakan dalam rangka menjaring berbagai ide yang akhirnya melahirkan Teman Kreasi yang ini sudah berjumlah 32 teman Kreasi.


Terima Kasih Smartfren dan Smartfren Community. Insya Allah akan berkembang terus dan semoga Teman Kreasi menjadi salah satu penopang ekonomi bangsa tercinta ini.***[]

 

Read More

31.7.21

Manfaat Vaksinasi dan Pengalaman Kontak dengan Penyintas

Vaksin Covid19, sumber kominfogoid

Awal-awal gelaran vaksinasi dilakukan, tidak sedikit orang yang menolak untuk melakukan imunisasi terhadap Covid19 tersebut. Salah satu alasannya, karena mereka yang menolak vaksin belum melihat efektivitas dari dilakukannya vaksin.

Hal ini menurut saya terbilang cukup wajar, karena mereka menunggu bukti dan hasilnya. Sehingga bisa meyakinkan diri. Selain juga mereka ingin membuktikan bahwa bukan hanya manfaat juga keamanan dari vaksin tersebut.

Eniwei baydewey, sebelum saya lanjutkan cerita tentang vaksin, kurang lengkap rasanya jika ngeblognya gak pake internet gokil maksimal, biar dapat rezekinya dari Rezeki WOW periode kedua, segera unduh aplikasi MySmartfren, isi terus pulsa dan menangkan kesempatan mendapat rezeki WOW dari Smartfren.


Kembali lagi ke persoalan vaksinasi, berdasarkan beberapa hasil survey. Banyaknya warga masyarakat yang menolak vaksin juga disebabkan oleh ketakutan mereka terhadap efek samping. Karena beberapa pengalaman lapangan, vaksin berdampak buruk seperti ada yang setelah divaksin meninggal, lumpuh, atau sakit.

Menurut salah satu dokter di Bandung, saat sosialisasi tentang vaksin, kasus seperti itu terjadi hanya 1 dari satu juga, dan jika pun terjadi setelah vaksin, belum tentu karena dampak langsung vaksin. Bisa jadi karena faktor kebetulan penyakitnya datang saat vaksin. Sehingga bisa dipastikan vaksin Covid19 tersebut betul-betul aman karena telah melalui riset yang ketat.

Saya sendiri sejak awal tidak pernah ragu untuk divaksin, karena sedikitnya saya memahami bahwa vaksin dapat membantu membentengi virus sehingga bisa meminimalisir risiko terburuk dari tertularnya virus Covid19.

Alhamdulillah mendapatkan Vaksin periode 2 khusus untuk pendidik, di tempat kerja. Dan sampai vaksin kedua disuntikkan, tidak ada efek samping. Adapun pegal pada tangan tempat disuntik, merupakan hal wajar sebagaimana halnya saat kita disuntik lainnya.


Kontak dengan Penyintas (+)

Pertengahan Bulan Juni 2021, saya kontak dengan seorang kawan yang positif. Walaupun awalnya tidak tahu, namun setelah beberapa hari kemudian, baru diketahui bahwa teman saya positif. Saya sendiri setelah kontak, 2 hari kemudian mulai terasa linu, malamnya langsung kesulitan nafas karena hidung tersumbat kedua lubangnya. Ini baru pertama, tidak bisa bernafat dengan hidung karena tersumbat dua-duanya.


Saat itu, saya menyangka bahwa ini hanya flu biasa. Dan setelah masa inkubasi tersebut akhirnya minum obat yang biasa saya minum saat flu. Tapi 2 hari berselang ternyata tidak sembuh-sembuh. Karena muncul batuk juga, akhirnya saya juga kena radang tenggorokan.


Saat dua lubang hidung dua-duanya tersumbat, saya disarankan isteri untuk menghirup uap air panas yang sudah dicampur dengan kayu putih. Namun bukan sembuh, justeru penciuman hilang.


Saat itulah mulai mencari informasi tentang gejala Covid19. Saat itu saya belum tahu jika teman saya positif, sementara tahu kemudian, teman lainnya yang kontak memang sudah positif.


Dari gejala-gejala yang saya rasakan, memang persis sama dengan gejala Covid. Pada hari keempat itulah, langsung menyerbu diri dengan vitamin, minumal herbal, madu. Setiap minum pasti dengan minuman jahe merah dan sereh merah. Begitu juga susu selalu dicampur dengan madu. Vitamin C500mg dan Vitamin herbal juga. Selain obat-obat penurun panas demam, flu, dan radang tenggorokan yang sudah biasa saya konsumsi.


Mungkin saya salah, tapi karena saya berprasangka itu adalah flu dan radang yang sudah biasa saya alami, maka saya perlakukan minum obat yang sama. Dan tentu saja bukan untuk ditiru karena tidak berdasarkan petunjuk dokter. Hanya, karena Covid19 belum ada obatnya, dan beberapa informasi menyarankan dengan obat panas dan sebagainya maka saya tidak membedakan. Perbedaannya karena gejala mirip dengan penyintas Covid19 sampai hilang penciuman, maka saya tambah dengan vitamin dan minuman herbal.


Jika Flu biasanya bisa sembuh dalam 3 hari saja, setelah 10 hari tidak sembuh-sembuh, di hari ke 10 tersebut penciuman saya mulai normal. Namun batuk, sampai hari ke-30 masih saja awet. Sampai minggu ketiga setelah saya sakit, badang masih belum fit, apalagi batuk yang terus menerus. Cepat Lelah, tidak semangat, Tiap siang sakit kepala, gampang masuk angin. Fix selama masa satu bulan tersebut bada tidak benar-benar fit, walaupun demam sudah hilang.


Setelah melewati 14 hari saat demam telah hilang dan bisa beraktivitas walaupun belum fit 100 persen, baru saya kontak teman. Dan ternyata kedua teman saya positif.


Sejak awal memang saya tidak PCR karena keburu mental yang kena, belum lagi sudah menular dengan anggota keluarga, dan isteri yang terkena dampak paling parah, hingga gejala dehidrasi. Untung saja, jika saya tidak pernah berurusan dengan dokter selama sakit tersebut, isteri langsung ditangani dokter karena tidak bisa masuk makanan (muntah-muntah). Begitu juga anak pertama dan ketiga sempat demam dan langsung diantisipasi dengan obat penurun panas serta vitamin dan minuman herbal.


Jika saya, sebagaimana halnya teman saya, positif tetapi apa yang saya rasakan tidak seperti rekan yang belum vaksin. Menurut seorang kawan, yang paling tidak dari positif Covid19 adalah tidak memiliki nafsu makan, itu yang membuat sulit. Selain juga bagi yang telah parah dengan kesulitan pernafasan. Sebagian teman-teman saya yang sudah vaksin dan mereka terkonfirmasi positif, tidak separah yang belum vaksin.


Alhamdulillah, setelah lewat masa 30 hari saya betul-betul fit, bisa Kembali bekerja, bahkan sampai malam hehehe…


Oleh karena itu, selagi ada kesempatan vaksin, apalagi pemerintah menggratiskan. Jangan ragu untuk divaksin.


Beberapa manfaat vaksin, seperti ditulis beberapa media mainstream, misalnya kompascom:


Pertama, meningkatkan Herd Immunity. Yaitu Ketika kita sudah kebal dengan virus, maka kita juga melindungi orang-orang yang kontak dengan kita, khususnya keluarga atau teman satu circle yang sering bertatap muka. Jadi kita memberikan perlindungan tidak langsung terhadap siapa saja yang kontak dengan kita.


Kedua, membangun perlindungan tubuh. Vaksin memberikan perlindungan bagi yang pernah terkena juga melindungan bagi yang belum terkena. Beberapa orang yang telah divaksin merasa terjadi perubahan yang signifikan terhadap tubuhnya. Seorang tetangga pernah bercerita, jika setelah vaksin, dirinya tidak lagi mendapatkan serangan vertigo yang sering dialaminya.


Ketiga, meningkatkan kekebalan tubuh. Sudah pasti setiap vaksin apapun salah satunya bertujuan meningkatkan kekebaran tubuh. Sehingga tidak mudah terserang penyakit. Maka wajar jika sejak orok diwajibkan untuk vaksin ABCD, karena untuk meningkatkan imun badannya.


Keempat, menurunkan resiko parah dari serangan penyakit (Covid19) termasuk virus yang sedang mengganas ini. Ini dirasakan juga oleh teman-teman yang sudah vaksin, tidak ada gangguan tidak bisa mengecap/ rasa, begitu juga pernapasan normal, hanya depan biasa seperti flu.


Melalui vaksin tersebut mudah-mudahan yang terjaga bukan hanya yang telah divaksin tapi anggota keluarga dan warga sekitar kita juga terlindungi karena kita sudah memiliki antibody. Semoga kita semua sehat dan Covid19 segera berlalu.***[]

 

Read More

23.6.21

Otoklix, Partner Servis dan Perawatan Mobil Terpercaya

www.otoklix.com

Memiliki kendaraan pribadi, layaknya memiliki peliharaan. Harus dirawat dan diurus agar tetap mulus. Tentu kita tidak ingin tiba-tiba peliharaan kita sakit (ngadat) atau justeru mati (mogok) kan? Lalu apa kata dunia, punya kendaraan bagus kok malah ngadat.

Kendaraan juga bukan hanya peliharaan tapi sebagai asisten pribadi yang siap mengantarkan kemana tuannya menuju, maka harus kita perhatikan juga kesehatannya. Sehingga kesehatannya selalu prima, persis seperti tubuh kita yang jika dirawat dan diperhatikan siap kerja sesuai target.

Bicara kendaraan, selain perawatan, agar kita sebagai pemiliknya juga tepat Tindakan saat asisten pribadi kita mengalami gangguan perlu juga memahami seluk beluk dan pengetahuan tentang kendaraan kita, mesin, kapan harus perawatan rutin, ataupun gejala-gejala lain sehingga kita telah memiliki pertolongan pertama pada kendaraan kita.

Saya punya pengalaman yang cukup Panjang dengan kendaraan, karena sejak lulus salah satu pekerjaan mengharuskan berhubungan dengan kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat.

Suatu hari, saya membawa kendaraan ke daerah pegunungan. Karena mobil terrawat, memang tidak pernah tiba-tiba mogok. Tapi ternyata, walaupun tidak pernah mogok, ada saja kendala yang menimpa, tiba-tiba jeep yang saya kendarain sulit terkendali karena jalanan yang curam sekaligus terjal, akhirnya ban yang berkembang besar-besar tersebut naik ke bukit dan hendak menggelinding ke jurang. Beruntung tersangkut pada bukitan tersebut. Untunglah masing siang, sehingga masih banyak orang lalu lalang dan bisa membantu untuk mendorong mobil.

Namun, pengalaman yang tidak terlupakan adalah saat hendak mudik, saat itu jarum jam menunjuk pukul 21. 40, sudah cukup malam untuk ukuran di kota kecil khususnya Kabupaten Bandung. Jalan Rancaekek belum sekrodit sekarang. Jalan belum diapit oleh trotoar sehingga antara jalan kanan dan kiri masih bebas berbelok dimanapun diinginkan. Tiba-tiba saat itu kendaraan melaju dan sulit dikendalikan, ternyata rem blong, beruntung cepat disadari sehingga saat itu, kecepatan langsung diturunkan melalui bantuan gigi rendah. Dan tidak jauh dari kejadian yang hendak bertabrakan terdapat pelang bengkel dan masih buka.

Pengalaman lain yang sulit dilupakan adalah saat mahasiswa, masuk Tol Buah Batu tiba-tiba mesin mati. Beruntung membawa pasukan, sehingga tidak terlalu repot dan panik. Saat itu juga ada yang kontak mekanik. Dan ternyata bensinnya habis. Tapi pengalaman ini memberikan insight kepada saya bahwa butuh asisten pribadi khusus untuk perawatan kendaraan kita sehari-hari sehingga kita tidak repot dan panik saat terjadi apa-apa dengan kendaraan kita.

Era digital untuk menggali seluk beluk kendaraan, kendala-kendala, termasuk juga pengetahuan lain tentang asisten pribadi kita bukan hal yang sulit. Selain banyaknya media massa online yang menyediakan berragam pengetahuan, juga banyak ulasan-ulasan lengkap dengan pengalaman penulisnya dari para blogger. Mereka tidak hanya mengulas, juga berbagi pengalaman unik mereka saat berhadapan atau berhubungan dengan salah satu jenis kendaraan tersebut.

Namun, pengetahuan saja tidak cukup, dan faktanya saat kendaraan tiba-tiba mengalami kendala apa yang harus dilakukan. Pengetahuan tentang kendaraan tidak sebanding dengan kemampuan pemiliknya dalam memberikan Tindakan pertama pada kendaraan. Belum lagi pertimbangan ketersediaan peralatan yang dibutuhkan yang seringkali khusus. Oleh karena itu antisipasi dengan perawatan rutin ini sangat dibutuhkan.

Pentingnya Perawatan

Salah satu yang membuat kendaraan tiba-tiba mati atau mogok, adalah perawatan berkala. Sering diingatkan oleh orang berpengalaman atau bengkel sendiri, bahwa misalnya onderdil tertentu, atau termasuk oli memiliki umurnya tersendiri. Sehingga oli atau onderdil tersebut perlu diganti secara berkala jika telah mencapai umur tertentu. Pada sisi lain, untuk part tertentu sering mengalami aus karena setiap hari cara kerjanya bergesekan, seperti kanvas rem atau belt mesin, ataupun part lainnya.

Melalui gambaran tersebut, sangat masuk akal jika kendaraan membutuhkan perawatan berkala untuk mengganti bagian yang telah mencapai umur seperti olie mesin, air radiator, coolant. Begitu juga dengan part yang telah waktunya diganti karena aus misalnya kanvas rem, belt, termasuk juga ban. Atau yang memerlukan pengecekkan seperti olie gigi, gardan, ataupun misalnya minyak rem atau minyak power steering.

Melalui perawatan rutin, maka part atau bagian dari kendaraan yang sudah habis masa umurnya bisa diganti atau diperbaharui sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti mogok atau rem blong misalnya. Selain membahayakan juga mengganggu aktivitas yang membutuhkan mobilitas tinggi dengan menggunakan kendaraan.

Mengutip dari laman otoklix, untuk perawatan kendaraan bisa memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, Berdasarkan jarak tempuh. Jarak tempuh sering menjadi patokan dalam melakukan perawatan berkala. Hal ini karena jarak tempuh memberikan ukuran pasti penggunaan suatu part dalam kendaraan tersebut.  Berdasarkan paparan dari blog otoklix,  untuk kendaraan baru  bisanya perawatan berkala dilakukan mulai jarak tempuh mencapai 1.000 km pertama, lalu dilanjutkan dengan 5.000 km, 10.000 km, 20.000 km, 30.000 km, dan seterusnya. Jadwal service mobil berkala ini juga biasanya ada di buku manual kendaraan.

Terkait dengan jarak tempuh ini, Pada 1.000 km pertama, bagian paling penting untuk dilakukan pengecekan adalah apakah ada rembes atau kebocoran. Biasanya, komponen lain masih cukup bagus. Ketika mobil sudah melalui jarak tempuh 5.000 km, akan kembali dilakukan service berkala. Bagian terpenting saat service berkala 5.000 km adalah mengganti oli dan filter oli.

Biasanya, jika melakukan perawatan di bengkel resmi, kamu tidak akan dikenakan biaya. Perawatan dengan pengecekan paling banyak adalah pada 40.000 km. Perawatan pada waktu ini juga bisa dikatakan sebagai service besar. Semua komponen dicek. Kemudian pada 80.000 km kembali dilakukan service besar kedua.

Banyak yang menyepelekan service berkala berdasarkan jarak tempuh ini karena hanya menggunakan mobil untuk jarak dekat. Padahal, jika sering dipakai, tentu saja akumulasi jaraknya bisa mencapai jarak yang diharuskan untuk service berkala.

Bagaimana jika sudah mencapai jarak tempuh tetapi belum memenuhi waktu pemakaian? Apakah harus melakukan perawatan? Ya, lakukanlah perawatan.

Misalnya, kamu adalah pengguna mobil antar kota atau antar provinsi. Tentu saja akan lebih cepat mencapai jarak tempuh meskipun belum mencapai waktu pemakaian. Jarak tempuh 10.000 km bisa ditempuh hanya dalam waktu 3-4 bulan. Jadi, mobil kamu harus segera melakukan perawatan. Jadi, pantau selalu indikator jarak tempuh yang biasanya dapat terlihat di dashboard mobil kamu ya.

Kedua, berdasarkan waktu pemakaian. Saat selesai melakukan perawatan rutin yaitu servis berkala dan ganti olie, biasanya kendaraan saya selalu ditempeli dengan kertas servis. Kertas stiker tersebut memberikan informasi kepada kita tentang jarak servis berikutnya, namun ada kala juga dengan waktu lamanya menggunakan hitungan bulan.

Mengutip dari otoklix, jika kita hanya menggunakan mobil untuk jarak dekat, maka gunakanlah jangka waktu service mobil berdasarkan waktu pemakaian. Contohnya, kita hanya menggunakan mobil dari rumah ke kantor yang dekat dengan rumah. Selama enam bulan, jarak tempuh yang tertera di mobil kamu hanya bertambah 3.000 km. Kamu tetap harus melakukan service berkala karena sudah memasuki jadwal service mobil, yaitu 6 bulan. Apalagi jika kamu tinggal di daerah perkotaan, Jabodetabek yang memiliki tingkat kemacetan yang tinggi. Bisa saja kamu tidak berkendara jauh, tetapi mesin mobil tetap menyala selama kemacetan. 

Secara teori, jarak tempuh 10.000 km bisa tercapai hanya dalam waktu 6 bulan saja. Namun faktanya, di kota besar bisa saja baru tercapai di atas 6 bulan akibat macet yang berkepanjangan. Ketika terjadi kemacetan dan mesin bekerja normal, hal itu malah membuat mobil bekerja lebih berat. Saat mesin mobil menyala, komponen di dalam mesin bekerja sangat keras tanpa mendapatkan pendinginan yang baik serta kondisi mobil idle atau netral membuat campuran bensin dan udara tidak mendekati komposisi yang ideal. 

Tumpukan karbon sisa pembakaran akibat pembakaran tidak sempurna akan menempel di ruang bakar dan komponen bergerak sehingga membuat performa mesin menurun karena pembakaran bensin dan pergerakan komponen terhalang oleh kotoran. Begitu juga jika kamu jarang menggunakan mobil. Misalnya hanya menggunakan mobil saat akhir pekan. Artinya selama 5 hari dalam seminggu mobil tidak dipakai. Jika mobil terlalu lama diam, maka akan terjadi proses oksidasi yang dikhawatirkan ada air yang akan bercampur ke oli atau masuk ke sela-sela ruang mesin. Selain itu komponen-komponen berbahan karet juga akan mudah cepat getas.

Jadi sebaiknya, meskipun belum mencapai jarak tempuh, tetap lakukan service berkala sesuai jangka waktu service mobil.

Adapun jenis perawatan yang perlu kita pahami misalnya: Pertama, kebersihan kendaraan, bisa dengan mencuci secara rutin. Bisa dengan sendiri atau jasa pencucian. Kedua, perawatan mesin. Perawatan mesin biasanya dilakukan sesuai dengan jarak tempuh atau waktu seperti dijelaskan di atas termasuk juga di dalamnya dengan penggantian olie bisa dilakukan dengan otoklix.com/service/oli. Ketiga, pengecekkan ban. Ban sangat potensial yang bisa menyebabkan kecelakaan, karena berhubungan dengan jalan. Oleh karena itu harus selalu dicek rutin misalnya kondisi kembang ban apakah masih bagus atau sudah gundul. Termasuk juga keseimbangan bannya harus selalu dicek agar tetap nyaman berkendara.

Dengan kesibukan pengguna sendiri, rasanya terlalu banyak waktu yang akan tersita jika harus dengan sengaja pergi ke bengkel.  Nah oleh karena itu, pemilik kendaraan harus tepat memilih asisten untuk kendaraannya. Ia menyediakan sejumlah pengetahuan teknis tentang asisten pribadi, sekaligus menyediakan layanan perawatan dan perbaikan kendaraan yang bisa dipanggil saat dibutuhkan, baik di rumah ataupun saat kita dalam perjalanan. Kini hadir secara digital, start up dalam bidang pelayanan aftermarket, yaitu Otoklix, sekali klik pelayanan segera datang.

Otoklix bukan hanya menyediakan pengetahuan dan pelayanan aftermarket, misalnya perawatan kendaraan berkala termasuk penggantian suku cadang jika diperlukan, juga menyediakan penyewaan dengan harga standar dan transparan. Dengan kehadiran otoklix yang membantu perawatan kendaraan, pemilik akan lebih mendapatkan efisiensi dengan ketersediaan beragam suku cadang yang dibutuhkan.  

Beberapa alasan kenapa harus memilih otoklix.

Pertama, Mekanik berpengalaman. Otoklix memiliki mekanik yang berpengalaman sehingga tidak diragukan lagi kemampuan pelayanan terhadap perbaikan kendaraannya. Selain itu sebelum melakukan layanan dilakukan terlebih dahulu konsultasi dengan service advisor untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan.

Kedua, Garansi Pengerjaan. Yang baru dari sekaian pelanan aftermarket yang pernah didapat adalah garansinya yang cukup Panjang, yaitu hingga 1 bulan atau 1000Km, tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu. Dengan limit tersebut memberikan keleluasaan kepada pemilik kendaraan bahkan setelah kendaraan digunakan hingga satu bulan atau setelah digunakan hingga mencapai 1000Km perjalanan.

Ketiga, Prioritas Layanan. Melalui system booking, pihak pengelola melakukan priroritas terhadap pelanggan yang melakukan antrian lebih awal melalui aplikasi. Dengan demikian, pengguna tidak perlu antri karena telah memperkirakan jam berapa layanan diperlukan dan dibutuhkan. ***[] 
Read More

23.5.21

Dukung PSBB, SF Hadirkan Kuota Lokal

Ilustrasi kecepatan data Smartfren dalam kondisi baik

Baru denger sih, ada kuota lokal. Tapi ini seru juga karena kuota lokal mendukung program pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang digalakkan oleh pemerintah.

Di tengah pandemi ini, kuota internet, bukan hanya kebutuhan sehari-hari, juga menjadi kebutuhan primer karena aktivitas hidup banyak dimediasi oleh jaringan internet. Namun, bagi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, justeru bisa membahayakan karena sampai hari ini, belum menunjukkan tanda-tanda jika Covid 19 akan berakhir dalam waktu dekat

Setelah lebaran justeru peningkatan ketertularan Covid19 cukup tinggi. Walhasil, beberapa rencana offline yang telah direncakan gagal lagi.

Namun, tentu saja aktivitas di dalam kota atau lebih pasnya di dalam rumah juga bukan berarti tidak bisa produktif, karena salah satunya, Smartfren menyediakan Kuota Gokil maksimal. Dengan harga yang relatif murah, bisa mendapatkan kuota maksimal. Namanya juga gokil sudah tentu maksimal.

Nah yang menariknya, dengan kuota lokal, Smarftren memberikan bonus lebih besar, selain juga kuota ekstra untuk malam hari yang bisa digunakan untuk berkarya semaksimal mungkin. Melalui kuota lokal juga, pengguna dibatasi bahwa kuota tersebut tidak bisa dibaw ke luar kota tempat aktivasi kartu perdananya. Bagi saya, hal ini mendorong para pengguna untuk memaksimalkan kuota lokalnya dengan baik sehingga tidak harus pergi kemana-mana untuk bisa berkarya.

Sekitaran Jawa Barat sendiri, kartu perdana atau kuota Gokil maksimal ini telah tersedia di Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung, Sumedang, Kota Cimahi, Garut, Kota Tasikmalaya, Tasikmalaya, Kota Banjar, Ciamis, Majalengka, Kota Cirebon, Indramayu, Kuningan, Purwakarta, dan Subang. Dengan dukungan jaringan telekomunikasi 100% 4G LTE dan kuota besar hingga 36 GB, smartfren bisa digunakan internetan sepuasnya, siang atau di tengah malam.

Bukan hanya pekerja kreatif yang seluruhnya mengandalkan kuota, namun juga untuk hiburan, mulai dari streaming film atau drama korea, ataupun streaming film lainnya di berbagai aplikasi. Juga para pemain esport yang membutuhkan latihan sebelum tanding sehingga bisa mencapai level maksimal yang dicita-citakan.

Tidak kalah pentingnya, bagi pelajar yang masih mengandalkan belajar daring. Dengan Kuota Gokil maksimal bisa belajar daring tanpa takut kehabisan kuota. Karena harga minim kuota maksimal.

Mengutip Regional Head Smartfren Jawa Barat, Albert Reza Lesmana, ia mengatakan bahwa Smartfren GOKIL MAX memberikan pengalaman internet maksimal untuk generasi muda Indonesia. Dengan kecepatan penuh dan kuota besar yang bisa dipakai untuk segala aplikasi, siapapun bisa dengan mudah memakai koneksi internet untuk mendobrak batas demi berkarya serta mewujudkan cita-cita.

Pelanggan bisa mendapatkan paket GOKIL MAX dengan beragam harga dari mulai harga 30-ribuan dalam bentuk voucher data, kartu perdana, maupun paket data yang tersedia di aplikasi MySmartfren.

Adapun pilihan paket ini terdiri dari GOKIL MAX Rp30.000 dengan total kuota 39 GB (Kuota  Nasional 3 GB, Kuota Lokal 6 GB, Extra Kuota (01.00-05.00) 30 GB, dan masa berlaku 30 hari); GOKIL MAX Rp50.000 dengan total kuota 71 GB (Kuota Nasional 7 GB, Kuota Lokal 14 GB, Extra Kuota 50 GB (01.00-05.00) dan masa berlaku 30 hari); serta GOKIL MAX Rp70.000 dengan total kuota 106 GB (Kuota Nasional 12 GB, Kuota Lokal 24 GB, Extra Kuota 70 GB (01.00-05.00), dan masa berlaku 30 hari).

Nah nah, bagi pelanggan yang harus ke luar kota, dapat tetap tenang karena paket GOKIL MAX sudah dibekali dengan Kuota Nasional yang bisa dipakai menemani berbagai kegiatan aktivitas. Ditambah lagi saat perlu mencari inspirasi di malam hari, pelanggan juga memiliki Extra Kuota (01.00-05.00) yang sangat besar. Kuota GOKIL MAX menjadi paket yang paling lengkap dan terjangkau untuk memenuhi seluruh kebutuhan internet pelanggan.

Bagi yang telah menggunakan aplikasi MySF, ada keuntungan tambahan, yaitu berburu harta karun.***[] 

Read More

2.5.21

Ramadhan, Preman Pensiun, dan Para Pencari Tuhan



[abahraka.com] Salah satu ciri khas pada bulan Ramadhan adalah suasana sehari-hari yang tiba-tiba berubah 180 derajat. Baik karena perasaan karena sedang berpuasa ataupun karena fakta, setiap jam 3 subuh kurang sudah ada anak remaja yang membangunkan sahur juga toa masjid yang turut membangunkan. Pada sore hari juga suasana tidak seperti biasa, karena mulai jam tiga atau empat jalanan dipenuhi warga yang berjualan.

Serupa tapi tidak sama, televisi juga dipenuhi oleh program-program ramadhan. Sejak dua minggu sebelum ramadhan, iklan-iklan televisi telah menggunakan tagline ramadhan. Beberapa produk menggunakan iklan Ramadhan baru. Begitu juga dengan acaranya yang cukup banyak memberikan sentuhan ramadhan. Program-program tersebut tersebar ke dalam sejumlah program baik yang lama dengan sentuhan Ramadhan ataupun program yang sengaja karena momentum Ramadhan.

Salah satu program khas Ramadhan yang hanya muncul pada bulan Ramadhan misalnya program kultum menjelang adzan magrib, program sahur, termasuk juga program hiburan. Salah satunya adalah sinetron Ramadhan. Salah satu televisi swasta, selalu menayangkan sinetron Ramadhan tersebut hanya pada bulan Ramadhan saja, seperti Sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) yang telah masuk jilid 14. Artinya bahwa sinetron tersebut telah masuk pada tahun ke-14.

Saya sendiri, selalu suka dengan sinetron tersebut, bahkan bisa dibilang menjadi langganan sejak sebelum berkeluarga seperti sekarang. Mulai saat sosok Jack tinggal di masjid, dengan pemeran pendukung zaskia, trio Bajaj, tora sudiro, sampai sekarang, dengna pemeran pendukung produser sinetron.

Sinetron harus tetap Rasional

Namun, sejak beberapa episode belakangan, khususnya saat telah pindah ke kampung atas. Ceritanya terlalu cenderung menjadi tidak masuk akal. Salah satunya adalah, saat H. Jalal menjadi orang kaya tapi diceritakan apa yang menjadi bisnisnya. Bahkan, saat jatuh miskin karena ditipi dan tiba-tiba kaya lagi, tidak diceritakan prosesnya.


Walaupun sinetron, bebas-bebas saja berimajinasi, karena memang faktanya adalah fiksi. Tapi sebagai penonton, proses rasionalisasi itu sepertinya tetap diperlukan. Atau tiba-tiba, dalam waktu yang relatif singkat, sosok Jack menjadi pemain sinetron pujaan bahkan menjadi sosok panutan dan dielu-elukan dalam sinetronnya tersebut.


Walaupun jack tersebut ciptaan dari produsernya sendiri yaitu dia sendiri, Deddy Mizwar, tapi semakin ke sini, semakin merasa, bahwa sinetron ini sedang membangun ketokohannya sendiri, atau cenderung mengkultuskan diri sebagai tokoh religious yang diperankan dalam sinetron tersebut. Sekali lagi sah-sah saja, namun menjadi catatan bagi penonton bahwa lompatan-lompatan yang prosesnya terlalu instan tersebut tidak memiliki basis rasionalisasi yang ajeg.


Maka ya, wajar jika sinetron ini, ratingnya di luar 10 besar. PPT sebelumnya, jilid 12 pernah merangsek ke posisi ke-6. Akan tetapi itupun bukan karena isu religiusitasnya, tetapi karena kisah cintanya yang menjadi bumbu utama.


Salah satu sinetron lain yang tayang pada jam yang sama, yaitu saat sahur yaitu preman pensiun 5. Sinetron ini, walaupun bukan sinetron Ramadhan, namun pada jilid 5 ini  tayangnya saat sahur. Sehingga jika kebetulan anak-anak tidak memilih tayangan tv pada saat sahur, maka saya memilih salah satunya. Tetapi ternyata, magnetnya lebih kuat Preman Pensiun 5.


Alasan Preman Pensiun Masuk TOP Rating.

Beberapa alasan kenapa lebih memilih Preman Pensiun 5 (PP), bukan karena saya orang sunda dan konteks sosial budayanya seritme dengan alam budaya saya sebagai orang sunda. Pertama, Natural. Sinetron ini terasa lebih natural, baik ceritanya ataupun para pemainnya. Sosok preman sangat terasa bahwa mereka berasal dari kalangan mereka sendiri. Walaupun tentu saja mereka juga bukan preman asli (kalo tidak salah ada yang berasal dari preman asli ya).


Kenaturalan juga diperlihatkan oleh PP dari sisi pemain. PP tidak menampilkan tokoh-tokoh artis Ibu kota, sedangkan PP sejak beberapa tahun selalu ada sentuhan dari artis ibu kota.


Kedua, ceritanya cenderung masuk akal. Dengan proses yang tidak instan, dan bersambung dari jilid sebelumnya tayangan sinetron ini cenderung masuk akal jika dibandingkan dengan misalnya Para Pencari Tuhan. Misalnya saat Kang Mus memilih untuk bisnis kicimpring, agar bisa sukses dan diterima pasar diceritakan terlebih dahulu susahnya, kesulitan bisnis ini diceritakan dalam Preman Pensiun Jilid 4.


Ketiga, proses. Selain ceritanya, prosesnya juga tidak instan, seakan-akan bahwa ini nyata.


Keempat, Fokus. Perbedaan fokus mungkin yang membedakan rasa antara PPT 14 dan PP 5. Walaupun ada cerita-cerita yang tidak ada prosesnya, seperti Junaidi tiba-tiba menjadi pengusaha cafe, padahal sebelumnya mencari kerja sulit. Akan tetapi tidak menjadi focus dari PP. Berbeda dengan PPT, misalnya saat Maing dan Viral diberi modal, tanpa proses yang rumit dan Panjang, cafenya maju. Dan ini menjadi fokus, khususnya pada PPT 13.  


Oleh karena itu wajar, dengan beberapa alasan tersebut, PPT 14 khususnya jatuh ratingnya, justeru PP bertengger pada posisi TOP rating. Ini bisa jadi dari beberapa alasan tersebut sangat berdampak terhadap rating tersebut.


Tentu saja ini hanya penilaian sederhana dari yang nonpemerhati sinema, lebih kepada perspektif sebagai penonton kritis saja, mungkin. Semoga bermanfaat.***[]

Read More

21.4.21

Memaknai Ramadan via Teknologi


Ramadan tahun ini terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pada masa pandemi, tidak bisa langsung bertemu kerabat sebagaimana ramadhan sebelumnya. Biasanya, awal-awal ramadan pulang kampung demi merasakan kehadiran awal Ramadan bersama keluarga, baik sahur ataupun buka. Namun, tidak perlu khawatir, teknologi sekarang sangat support bagaimana menghadirkan persona dengan keluarga melalui video call misalnya, baik berbuka puasa ataupun saat sahur.

Tidak perlu khawatir juga, kehadiran teknologi banyak men-support relasi keluarga tersebut sehingga bisa terasa kehadirannya satu sama lain. Kita juga bisa banyak menyebarkan kebaikan melalui teknologi sehingga ramdan bisa lebih berfaedah.


Saya sendiri, selama ramadan ini selain melakukan aktivitas di rumah. Juga memanfaatkan teknologi untuk beragam keperluan. Salah satunya mendapatkan siraman rohani melalui bantuan teknologi, khususnya Youtube. Biasanya hanya sekali-kali nonton Youtube. Sekarang dengan sengaja mencari kata kunci tertentu untuk mendapatkan wawasan dan siraman rohani dari tausyiah ustadz Adi Hidayat misalnya, atau Ustad Abdul Shomad, ataupun dari penceramah lainnya. Selain juga dari masjid. Hal ini dilakukan saat-saat menunggu magrib atau setelah sholat shubuh.


Namun, bisa jadi bagi sebagian yang terbiasa pulang kampung saat awal Ramadan bisa panik, galau, atau tertekan. Karena pertemuan dengan keluarga juga merupakan momentum pelepasan rindu dengan keluarga. Penyaluran emosi tersebut bisa memberikan refreshing terhadap kehidupan kita. Nah,  hal ini menjadi kegundahan influencer juga, salah satunya adalah Arief Muhamad yang sampai menumpahkan unek-uneknya di media sosial, terkhusus saat larangan mudik digulirkan oleh pemerintah.


Postingan Arief Muhamad sampai viral dengan kegundahan larangan mudik tersebut. Dengan cerdas Arief Muhamad menangkap peluang tersebut untuk menuangkan kreativitasnya. Postingan tersebut salah satunya menyangkut akses internet: warganet dan fakir kuota harap ditanggung pemerintah, pendistribusian teman agar tidak sendiri, dan jangan sampai internet ada gangguan.


Bagi Arief Muhammad, itu adalah suara hati orang-orang yang tidak bisa mudik, tidak bisa silaturahmi fisik ke rumah-rumah. Apa yang dilakukan saat tidak bisa keluar rumah, otomatis yang paling sering dilakukan adalah bermain perangkat, game, dan streaming. Dan semua itu membutuhkan data internet. Ini mutlak dibutuhkan. Nah bagaimana agar hari-hari kita menyenangkan, maka mau tidak mau harus punya ekstra data kuota.


Gayung bersambut, ternyata konten yang diposting oleh Arief Muhamad disambut oleh CEO Smartfren, Joko Tata Ibrahim. Kini direalisasikan dalam program Ramadhan Extra Faedah dari Smartfren. Smartfren selama Ramadhan membuat program-program yang berfaedah untuk menemani puasa dan sahur #RamadanExtraFaedah.

Bukan soal program-program yang berfaedah selama Ramadan, pelanggan juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah berlimpah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil.


Smartfren juga mengajak pelanggan untuk semakin berfaedah dengan Ngonten Extra Faedah. Semua memiliki kesempatan memenangkan hadiah menarik setiap minggunya, seperti Sepeda Limited Edition, Sony Playstation 5, iPhone 12, kamera mirrorless, laptop, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa dicek melalui www.smartfren.com/extrafaedah. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua.


Nah, jadi Smartfren tidak hanya meluncurkan program Ramadan untuk menemani puasa dan sahur, namun juga program-program yang memberikan benefit langsung untuk penggunanya. Melalui program ini, CEO Joko Tata Ibrahim berharap masyarakat bisa kreatif lagi menciptakan inovasi dan memberikan manfaat lebih khususnya para creator-kreator muda.


Dengan demikian, akses internet yang cepat, ramadan ini betul-betul bisa dimaknai***[]

Read More

27.3.21

Kecepatan Akses Data, Pengguna Perlu Juga Tahu!

SpeedTest Smartfren pada perangkat PC/ Laptop.

Bagi awam, tidak penting berapa kecepatan data yang dibutuhkan untuk mengakses laman tertentu baik laman dalam format teks, audio, atau video. Penting bagi pengguna adalah saat kita mengakses laman tersebut tidak loading atau buffering. Jikapun ada jeda sebelum laman terbuka total, paling beberapa detik masih bisa memakluminya.

Namun, tahukah baraya, bahwa jumlah data atau bandwitch yang dibutuhkan setiap laman itu berbeda-beda, seringkali saat membuka banyak laman, tiba-tiba semua loading, begitu juga saat membuka laman video, selalu saja terkendala dengan buffering. Nah pada saat inilah kita harus mengetahui kekuatan akses data dari provider yang kita gunakan, agar bisa memperkirakan daya aksesnya sehingga kita tidak ketinggalan moment.


Tabel berikut, merupakan rata-rata rekomendasi kecepatan untuk mengakses laman tertentu. Misalnya, agar laman streaming video tidak buffering, ya kecepatan aksesnya minimal 3-5 Mbps untuk kualitas SD-HD. Begitu juga untuk akses streaming music minimal kecepatan akses 1-5 Mbps, untuk gaming minimal kecepatan aksesnya di 4 Mbps


Jadi jika kita memiliki akses 5-10 Mbps itu sudah aman. Hanya saja tergantung berapa orang yang menggunakan jaringan internetnya. Jika keperluan pribadi, misalnya personal selular, yang rata-rata kecepatan akses 9-12 Mbps sudah sangat aman untuk mengakses beberapa keperluan, misalnya sambil digunakan sebagai portable wifi, selular juga digunakan untuk akses data misalnya media sosial yang hanya butuh 1 Mbps.

sumber: myrep

Dengan mengatahui kecepatan akses tersebutlah, kita bisa mempertimbangkan penggunaan data untuk apa saja, sehingga kita bisa mengerem dan atau menutup akses kepada yang lain. Agar aktivitas utama ngenet kita tidak terganggu apalagi untuk keperluan pekerjaan yang urgen dan prioritas.


Sejak 3 hari lalu, saya mencoba kecepatan akses internet provider Smartfren yang belakangan cukup getol mengeluarkan produk-produk inovatif, dari mulai unlimited, wow smartren, ataupun kuota nonstopnya. Hal ini juga saya lakukan, karena sejak 10 tahun lalu menjadi pengguna salah satu produknya; mulai dari BB Smarfren, Mobile Broadband (MiFi) yang tentu saja tidak bisa dipisahkan dari penggunaan akses datanya.


Di rumah saya sendiri, memang sejak lama seakan menjadi tempat anomali bagi setiap provider termasuk Smartfren, jika beberapa meter ke luar rumah semua jaringan bagus. Saat masuk ke dalam rumah, eh ternyata jaringannya langsung down. Beruntuk setelah getol lapor melalui customer care, jaringan sudah sangat bagus termasuk Smartfren.


Kecepatan akses Smartfren sendiri menurut pengalaman pribadi cukup bagus. Berada pada kitaran 8-11 Mbps. Jika merujuk pada keperluan, kecepatan akses data tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan akses video misalnya youtube, sekaligus sambil berselancar media sosial, ataupun sambil mengirim dan mengunggah gambar, teks, atau video baik melalui email, user generated content, ataupun laman media sosial lainnya.


Artinya dengan kecepatan rata-rata 10 Mbps sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan pekerjaan dan konsumtif lainnya.


Memang sempat ada yang bercerita, bahwa akses download 10 Mbps tersebut di era sekarang sangat lambat. Iya iyalah, karena aktivitas yang dilakukan adalah mengunduh video-video dengan kapasitas 1 GB atau 1000 MB. Jelas dengan kecepatan akses 10 Mbps akan cukup melelahkan, menungu cukup lama hingga unduhannya selesai.


Gambar-gambar di atas atau di bawahnya, merupakan hasil test kecepatan akses di dua tempat yang berbeda, walaupun sama-sama di Kabupaten Bandung dan kedua-duanya relatif berada di daerah perbukitan. But overall, sudah sangat baik dan aman untuk keperluan pribadi. 

SpeedTest pada perangkat mobile.

Pada gambar speedtest paling atas menggunakan webroser dan laptop sedangkan pada gambar speedtest terakhir menggunakan perangkat mobile. Kecepatan aksesnya relatif stabil, walaupun perangkat mobile lebih enteng dan aksesnya lebih cepat sedikit. Namun tidak terlalu signifikan. Berada pada rata-rata 10 Mbps. Kecepatan akses ini relatif merata saat dicoba pada siang hari ataupun malam hari sebelum jam 12. Pernah akses internet pasca jam satu malam, kecepatannya lebih oke lagi. Hanya sayang, saat itu saya tidak lakukan speedtest. Oleh karena itu, saya tetap bertahan menjadi pengguna provider merah dan disandingkan lagi dengan merah juga. Karena salah satu pertimbangannya adalah kecepatan aksesnya yang stabil. ***[]



Read More

28.2.21

Membumikan Literasi Bersama Smartfren Community


Era digital meniscayakan keterbukaan dan transparansi dalam setiap aktivitas manusia. Bagi pengguna android yang terkoneksi dengan akun google, pernahkah kita sadar bahwa kehidupan kita selalu dikuntit dan data kita tersimpan dalam cloud servernya google. Pernahkah kita sadar bahwa aktivitas kita, kemana kita pergi, apa yang kita buka, tonton, dan cari memiliki catatan di google? Artinya bahwa kebebasan kita membahayakan diri kita sendiri. Apalagi saat kita melakukan streaming namun tidak menggunakan akun resmi pada aplikasi tersebut. Bisa-bisa data pada smartphone yang terkoneksi ke internet dicuri oleh orang lain, sebagaimana yang pernah terjadi pada seorang photographer, foto-fotonya dicuri dan tersebar pada penyedia stokfoto.


Akhir Desember 2020, tepatnya tanggal 28, Smartfren Community yang disupport langsung oleh Community Development Smartfren menyelenggarakan live talkshow melalui Instagram Live. Menghadirkan Narasumber Relawan TIK Kabupaten Bandung yang juga Guru TIK di Ciwidey Kabupaten Bandung, Asep Soehendar.


Menurut Asep, salah satu contoh agar kita bisa mengamankan data yang ada pada smartphone yang terkoneksi ke dalam jaringan internet yaitu dengan menggunakan atau mendaftar sebagai pengguna resmi. Misalnya menggunakan aplikasi netflik atau iflix, gunakan akun resminya. Agar data kita dilindungi oleh penyedia aplikasi. Karena saat kita unduh aplikasi streaming dan kita langsung tonton tanpa menggunakan akun, bisa membahayakan data kita yang dapat diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Bukan hanya soal akun, saat kita bertransaksi secara virtual misalnya penggunaan kartu kredit, dengan terpasangnya akun CCTV yang terkoneksi dengan internet, harus hati-hati karena bisa membuka peluang data kita dijebol oleh seorang cracker.


Tantangan Literasi Digital Era Pandemi

Tantangan literasi digital di era pandemi lebih ditekankan pada pribadi-pribadinya, karena pada akhirnya kemampuan seseorang dalam mengendalikan, menggunakan, dan memanfaatkan perangkat digital sangat berdampak terhadap kehidupan pribadinya. Walaupun seseorang telah mengetahui dan paham manfaat, fungsi, atau bahayanya perilaku dalam mengakses internet akan tetapi jika seseorang itu tidak hati-hati dan kebiasaan lama masih tetap dilakukan dalam menggunakan perangkat maka bisa jadi membahayakan. Oleh karena itu, sebagai relawan kita tetap memberikan pendampingan atau pelatihan-pelatihan literasi digital.

Menurut Asep, tantangan yang paling sulit adalah kebiasaan dan perilaku dalam mengakses internet. Karena kebiasaan itu sulit diubah. Misalnya saat murid-muridnya banyak akun media sosialnya yang dihacker atau tidak bisa diakses lagi. Ini karena kebiasaan mereka yang fokus pada perilaku konsumtifnya dibandingkan dengan kehati-hatiannya. Misalnya seperti ada link yang masuk, lalu main klik begitu saja tanpa berpikir kritis, padahal itu adalah virus phising sebagai jebakan batman. Jika kita klik maka, akun dan pasword kita bisa diambil oleh penyebar virus tersebut.

Selain kebiasaan sifat konsumtif, bagi Asep, kebiasaan mengakses wifi publik juga menjadi tantangan dan berbahaya karena akses internet dan data kita bisa diakses oleh orang lain. Setiap yang masuk akses wifi publik, jika ada yang jahat, mereka bisa mengakses data kita, apalagi jika telah menggunakan fasilitas wifi tidak  melakukan log out. Data kita bisa diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, daripada menggunakan wifi publik lebih baik menggunakan data personal, misalnya dengan kuota nonstop-nya smartfren.

Apa yang dikatakan oleh Asep, persis seperti narasi dalam tayangan film Cybergeddon, mengakses wifi publik sama saja kita memberikan akses ke dalam data kita pada smartphone milik kita. Asep menyarankan daripada mengakses wifi publik lebih baik kita berkorban mengeluarkan data pribadi, dengan harga data 10ribu saja, sudah bisa menikmati akses data tapi aman, dibandingkan wifi gratis bisa merugikan, bahkan mungkin pulsa dan kuota data yang kita miliki dicuri.

Terkait dengan literasi digital untuk remaja dan atau anak, menurut Asep, ada 3 aspek; pertama tentang kesadaran data, analisis data, dan kemampuan fokus. Banyak data di internet, mana data yang dibutuhkan dan prioritas untuk kebutuhan pembelajaran dan mana yang bukan, oleh karena itu aspek keduanya harus mampu menganalisis data tersebut agar data yang dibutuhkan bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kebutuhan literasi dan pembelajaran. Jika bisa menganalisis data maka kita bisa fokus karena datanya sudah jelas mana yang dibutuhkan.

Nah yang menjadi persoalan, menurut Asep, karena belum masuk pada kesadaran data dan ketidakmampuan menganalisis data, maka biasanya orang tua saat mendampingi anaknya sulit untuk fokus. Dengan kemampuan menganalisis data, maka orang tua tahu dan paham apa yang dilakukan anaknya sehingga fokus pada apa yang dilakukan oleh anaknya. Karena era sekarang bukan jamanya bermain larang-larangan.

Apa yang disampaikan oleh Asep, jika dikaitkan dengan fenomena sekarang, yaitu ketika anak-anak bermain game roblox. Maka seharusnya yang dilakukan adalah kemampuan orang tua dalam menganalisis data-data yang ditampilkan oleh roblox. Bagi Asep, tidah usah anaknya dilarang, justeru orang tua harus mampu masuk ke dalamnya sehingga orang tua bisa menganalisis, apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari game tersebut. Hal ini, bagi Asep justeru akan mendorong anak memiliki kemampuan mengeksplore, dibandingkan dilarang.


Memang, apa yang disampaikan oleh Asep, secara psikologis, jika kita terlalu banyak melarang aktivitas yang dilakukan oleh anak, akan mengkrangkeng sifat kreativitas anak, karena kebebasannya menjadi terkekang sehingga memunculkan keterikatan anak pada larangan tersebut. Bisa jadi anak menjadi trauma. Ini juga menjadi tantangan bagi literasi secara umum, di samping juga relevansinya sangat kuat keinginan-keinginan anak untuk masuk dunia digital melalui game. Oleh karena itu, biarkan anak masuk tapi tetap kita dampingi.

Jika literasi dikaitkan dengan keterampilan dasar berkomunikasi, maka ada dua hal yaitu kemampuan reseptif dan kemampuan produktif. Dari dua hal tersebut bisa dijabarkan sebagai berikut; Communication, critical, creation, colaboration.

Smartfren sejak lama berkomitmen untuk memajukan anak bangsa melalui edukasi digital, salah satunya adalah literasi. Selama bertahun-tahun telah bermitra dengan, misalnya Relawan TIK Indonesia melaksanakan melalui program relawan TIK Goes to School dengan tema khusus gerakan literasi sekolah. Dan selama pandemi, smartfren dengan smartfren community selalu hadir setiap harinya melalui program literasi dan edukasi, baik melalui media sosial ataupun aplikasi meeting online. Semoga tetap membumi!***[]

 

 

 

Read More